Breaking News:

Cabai Merah Jadi Andil Terbesar Deflasi Juni 2021 di Kota Jambi dan Muara Bungo

Juni 2021 Kota Jambi dan Kota Muara Bungo mengalami deflasi, masing-masing sebesar 0,20 persen dan 0,39 persen. Laju inflasi tahun kalender

Penulis: Vira Ramadhani | Editor: Fifi Suryani
tribunjambi/vira ramadhani
Penjual cabai di Pasar Angso Duo. Update hari ini Rabu (30/6/2021), harga cabai merah dan cabai rawit mulai merangkak naik. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Juni 2021 Kota Jambi dan Kota Muara Bungo mengalami deflasi, masing-masing sebesar 0,20 persen dan 0,39 persen. Laju inflasi tahun kalender Kota Jambi sebesar 0,39 persen dan Kota Muara Bungo sebesar minus 0,06 persen.

Sedangkan inflasi year on year Kota Jambi sebesar 2,58 persen dan Kota Muara Bungo sebesar 1,27 persen.

Kepala BPS Provinsi Jambi, Wahyudin menyampaikan, deflasi di Kota Jambi terjadi pada 2 (dua) kelompok pengeluaran. Sedangkan deflasi di Kota Muara Bungo hanya terjadi pada 1 (satu) kelompok pengeluaran.

“Dua kelompok pengeluaran di Kota Jambi yaitu kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau sebesar 1,16 persen; serta kelompok Pakaian dan Alas Kaki sebesar 0,04 persen,” ujarnya saat menyampaikan Berita Resmi Statistik melalui zoom meeting, Kamis (1/7).

“Lalu pada Muara Bungo ada satu kelompok pengeluaran karena adanya penurunan indeks harga, yaitu kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau sebesar 1,80 persen,” tambahnya.

“Komoditas utama yang memberi andil terjadinya deflasi pada Kota Jambi dan Muara Bungo yaitu cabai merah” ujarnya.

Dikatakannya, komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya deflasi Kota Jambi bulan Juni 2021 yaitu cabai merah, jeruk, bawang merah, udang basah, ikan nila, daging sapi, angkutan antar kota, ikan gabus, ikan tongkol dan wortel.

Sementara itu, komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya deflasi Kota Muara Bungo adalah cabai merah, bawang merah, bayam, jengkol, kangkung, beras, petai, semangka, ikan nila dan angkutan antar kota.

Dari 24 Kota di Sumatera yang menghitung IHK, sebanyak 10 kota mengalami inflasi, sedangkan 14 kota deflasi. Inflasi tertinggi se-Sumatera terjadi di Kota Tanjung Pandan sebesar 0,36 persen dan terendah di Kota Pekanbaru sebesar 0,01 persen.

“Sementara itu deflasi tertinggi terjadi di Kota Bungo sebesar 0,39 persen dan terendah di Kota Palembang sebesar 0,01 persen,”

Lalu, Dari 90 Kota yang menghitung IHK di Indonesia, sebanyak 34 kota mengalami inflasi, dan 56 kota deflasi.

“Inflasi tertinggi terjadi di Kota Singkawang sebesar 1,36 persen dan deflasi tertinggi terjadi di Kota Kupang sebesar 0,89 persen,” pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved