Breaking News:

Bangun Jalan di Batanghari

Pemkab Batanghari Terima Alokasi DAK untuk Bangun Jalan Produksi Sepanjang 3 Kilometer

Berita BatangharPemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari mendapat alokasi anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik pertanian untuk pembukaan

Penulis: A Musawira | Editor: Nani Rachmaini
(Tribunjambi/A Musawira)
Pemkab Batanghari mendapat alokasi anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik pertanian untuk membangun jalan produksi. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari mendapat alokasi anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik pertanian untuk pembukaan jalan produksi.

Jalan produksi yang kini sedang dalam proses pengerjaan terdapat di Keluharan Kembang Paseban Kecamatan Mersam sepanjang 1.315 kilometer dan di Desa Peninjauan Kecamatan Maro sebo Ulu, sepanjang 1.953 kilometer.

Dari jumlah jalan produksi secara keseluruhan sepanjang 37 kilometer yang masih butuh perhatian berdasarkan perencanaan yang diusulkan oleh kelompok tani se-Kabupaten Batanghari.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Perkebunan Dinas Perkebunan dan Peternakan, Jumri saat dikonfirmasi tribunjambi.com pada Rabu (30/6/2021).

Menurutnya pengerjaan jalan produksi itu dikerjakan secara swakelola oleh kelompok tani dan masyarakat lokal setempat.

“Saat ini kita sudah aksi di lapangan. Pengusulan untuk membangun jalan produksi ini langsung dari kelompok tani ke pemerintah pusat. Usualan sebelumnya ada 8 kelompok tani, yang diterima ada dua kelompok tani,” katanyaz

Kemudian yang disetuji itu masing-masing menerima alokasi anggaran untuk Kelurahan Kembang Paseban bagi kelompok tani Lebung Kecil sebesar Rp 302,450 dan kelompok Tani Cempedak Mandiri Desa Peninjauan Rp 449,190.

“Dananya pun langsung masuk ke rekening kelompok tani itu sendiri. Pengerjaannya sudah dimulai dari awal Juni hingga awal Desember mendatang atau 210 hari kerja,” ujar Jumri.

Ia mengatakan pihaknya akan selalu monitor setiap pengerjaan fisik pembangunan jalan produksi itu, sejak 22 Juni yang lalu pihaknya sudah monitor ke lapangan sangat diharapkan bagi petani disektor perkebunan untuk bisa memanfaatkan infrastruktur itu sebaik mungkin untuk mengangkut hasil perkebunan mereka.

“Ke depannya dari pembangunan ini dapat memperlancar dalam melakukan pemasaran hasil perkebunan baik buah sawit dan karet,” pungkasnya.

Baca juga: Lowongan Kerja Terbaru di PT United Tracktors untuk Lulusan S1, Pendaftaran Terakhir Besok

Baca juga: Pemerintah Lirik Pelabuhan Samudra Jadi Pintu Ekspor Impor Komoditi Tanjabtim

Baca juga: Mobil Bekas Rp 50 Jutaan - Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Datsun Go, Isuzu Panther, Hyundai Getz

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved