Breaking News:

Berita Bisnis

Kredit dan Aset Perbankan di Jambi Tumbuh Baik dan Lebih Tinggi dari Nasional

Berita Bisnis Jambi-Perkembangan kredit dan aset perbankan Provinsi Jambi hingga posisi April 2021 tumbuh baik dibanding angka pertumbuhan nasional.

Penulis: Vira Ramadhani | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/vira ramadhani
OJK Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Perkembangan kredit dan aset perbankan Provinsi Jambi hingga posisi April 2021 tumbuh baik dibanding angka pertumbuhan nasional.

Yudha Nugraha Kurata Kepala OJK Provinsi Jambi, melalui Novian Humasnya menyampaikan, data perkembangan jumlah kredit dan aset Perbankan umum konvensional dan syariah di Provinsi Jambi hingga posisi April 2021 tumbuh lebih baik dibanding angka nasional.

Hingga April 2021, pada bank umum konvensional dan syariah di Provinsi Jambi perkembangan jumlah kredit sebesar Rp 43,1 triliun, dan aset sebesar Rp 68,3 triliun.

“Pertumbuhan kredit perbankan di Jambi capai 8,86 persen (yoy), dan aset tumbuh 14,34 persen (yoy). Sedangkan nasional untuk pertumbuhan kredit -2,28 persen (yoy) dan aset 6,64 persen,” ujar Novian di Kantor OJK Jambi, Rabu (30/6/2021)

“Pertumbuhan kredit dan aset di Jambi terus baik dan lebih tinggi dibanding angka pertumbuhan nasional,” tambahnya.

Lalu, pada bank umum bank syariah dan bank unit usaha syariah atau UUS kredit mencapai Rp 3,6 triliun dan mengalami pertumbuhan 10,46 persen (yoy). Dan jumlah aset mencapai Rp 4,5 triliun, tumbuh 24,33 persen (yoy).

“Kredit BPR hingga posisi April 2021 mencapai 831 miliar lebih tinggi dibanding Desember 2020 yaitu Rp 809 miliar. Sedangkan jumlah aset menurun pada Desember 2020 Rp 1091 miliar dan pada posisi April 2021 sebesar Rp 1074 miliar,” ucapnya.

Sementara itu, Menurut penggunaannya kredit terbesar masih kredit konsumsi, modal kerja, dan kredit investasi,”

Kredit konsumsi disalurkan hingga posisi April 2021 sebesar Rp 19,09 triliun, kemudian kredit modal kerja tersalurkan sebesar Rp 13,95 triliun dan kredit investasi sebesar Rp 10,11 triliun.

Lalu kredit berdasarkan kategori usaha di Jambi terbesar pada non-UMKM, udaha kecil, mikro dan menengah.

Kredit non-UMKM mencapai Rp 27,7 triliun, usaha kecil sebesar Rp 6,1 triliun, usaha mikro Rp 4,8 triliun dan usaha menengah Rp 4,3 triliun. (Tribunjambi/Vira Ramadhani)

Baca juga: Sadar Jadi Aktor Bukan Pekerjaan Tetap, Arya Saloka Merambah Bisnis Kuliner

Baca juga: Rocky Gerung Setuju dengan Pendapat Presiden Jokowi Sebut Rektor UI Harusnya Mundur: Gak Menghormati

Baca juga: Jambi Telah Mengalokasikan Dana Insentif Nakes Penanganan Covid-19

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved