Sahabat Rasulullah

Sahabat Nabi yang Ahli Membuat Pedang dan Pernah Dipuji Sahabat Abdullah bin Masud

Khabbab bin Arat termasuk yang awal masuk Islam. Tak hanya ahli membuat pedang ia juga menjadi sahabat yang mengajarkan Al-Qur’an kepada sahabat Nabi

Penulis: Deddy Rachmawan | Editor: Deddy Rachmawan
pixabay
ilustrasi pedang 

Khabbab bin Arat termasuk yang awal masuk Islam. Tak hanya ahli membuat pedang ia juga menjadi sahabat yang mengajarkan Al-Qur’an kepada sahabat Nabi yang lain.

TRIBUNJAMBI.COM – Dia bukan hanya pandai besi. Tapi, beliau juga ahli membuat pedang. Dialah sahabat Nabi yang bernama Khabbab bin Arat ra.

Kaum Quraisy juga memanfaatkan keahlian Khabbab bin Arat dalam membuat pedang

Itu terjadi ketika Khabbab bin Arat ra masih belum memeluk Islam.

Perlakuan kaum Quraisy kepadanya mulai berubah sejak Khabbab memeluk agama Islam.

Hingga suatu hari ia masuk Islam, Khabbab bin Arat mendapat siksaan sedemikian rupa. Siksaan datang antara lain dari tuannya, yakni Ummu Anmar.

Khabbab bin Arat termasuk yang awal masuk Islam.

Tak hanya ahli membuat pedang ia juga menjadi sahabat yang mengajarkan Al-Qur’an kepada sahabat Nabi yang lain.

Bahkan sahabat Nabi Abdullah bin Masud yang ahli dalam Al-Qur’an memuji sosok Khabbab.

Dia turut mendengar ketika Rasulullah berdoa agar Allah menguatkan Islam melalui Umar bin Khattab.

Khabbab bin Arat yang mengikuti peperangan bersama Rasulullah wafat pada  tahun 37 Hijriah dalam sakitnya.

Suatu ketika, sahabat Ali bin Abi Thalib ra pulang dan perang Shiffin.

Diriwayatkan, ia  kemudian melihat sebuah makam yang segar dan harum. la lantas bertanya, "Makam siapakah ini?"

Baca juga: Suhail bin Amr, Sahabat Nabi yang Sebelum Memeluk Islam Sangat Menentang Rasulullah

Baca juga: Kisah Sahabat Nabi, Tajamnnya Ingatan Abu Hurairah, Hadis yang Ia Ucapkan Tak Berubah Satu Kata Pun

Orang yang bersama sahabat Ali bin Abi Thalib menjawab "Ini adalah makam Khabbab.”

Iman Ali memandangi makam itu dengan khusyuk dan berduka lalu berkata,

“Semoga Allah merahmati Khabbab. la telah masuk Islam dengan sukarela, hijrah dengan patuh, dan hidup sebagai mujahid."

Baca juga: Zaid bin Khattab, Sahabat Nabi yang Membunuh Pria yang Gerahamnya Lebih Besar dari Gunung Uhud

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved