Kakek Emosi hingga Bunuh PSK Karena Gagal Dapat Layanan Bercinta, Padahal Sudah Keluar Duit Banyak

Seorang Kakek yang berusia 57 tahun bunuh seorang PSK, karena gagal dapat layanan berhubungan intim. Padahal ia sudah mengeluarkan uang Rp 300 Ribu.

Editor: Rohmayana
Ilustrasi/Tribunnews.com
Kakek Emosi hingga Bunuh PSK Karena Gagal Dapat Layanan Bercinta, Padahal Sudah Keluar Duit Banyak 

TRIBUNJAMBI.COM -- Seorang Pekerja Seks Komersial yang berinisial K tewas dibunuh oleh pelanggannya sendiri.

Ternyata pelaku pembunuhan tersebut adalah seorang kakek berusia 57 tahun.

Mayat PSK itu pertama kali ditemukan oleh istri siri pelaku, pada 13.00 WIB, Minggu (27/6/2021).

Istri siri makin syok ketika mengetahui pelaku pembunuhan PSK itu adalah suaminya sendiri bernama Soko.

Setelah menghabisi korban, Soko sempat melarikan diri hingga ke Surabaya.

Hingga kemudian, tim Resmob Polres Wonogiri bersama Polrestabes Surabaya berhasil menangkap pelaku di depan Stasiun Gubeng, Pacar Keling, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya Jawa Timur.

Setelah itu, Soko digelandang ke Polres Wonogiri untuk diperiksa intensif untuk menguak motif pembunuhan.

Kepada polisi, Soko mengakui perbuatan kejinya kepada sang PSK

"Setelah dilakukan interogasi awal, pelaku mengakui perbuatan pembunuhan yang dilakukannya," jelas kata Paur Humas Polres Wonogiri Aipda Iwan Sumarsono, dilansir TribunnewsBogor.com dari Kompas.com, Senin (28/6/2021).

Baca juga: Singapura akan Anggap Covid-19 Seperti Flu Biasa, Hidup Berdampingan dengan Virus Corona

Menolak Berhubungan Intim

Menurut Iwan, Soko mengaku kesal karena korban yang bekerja sebagai PSK itu menolak diajak berhubungan badan.

Sementara, Soko mengaku sudah memberi sejumlah uang yang cukup banyak kepada korban.

“Jadi motifnya sementara korban diajak berkencan tidak mau. Lalu pelaku sakit hati karena merasa sudah mengasih uang kurang lebih Rp. 300.000 kepada korban,” papar Iwan.

Akibat penolakan tersebut, pelaku pun menikam korban sebanyak 8 kali pakai sabit.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved