Breaking News:

Berita Tebo

Cegah Stunting, 59 Desa di Tebo Deklarasikan Stop Buang Air Besar Sembarangan

Kegiatan yang digelar di aula utama Kantor Bupati Tebo, Selasa (29/6/2021) ini, dipimpin langsung oleh Bupati Tebo, Sukandar dan Wakil Bupati Tebo Sya

tribunjambi/hendro sandi
Bupati Tebo Sukandar, bersama Wabup dan sejumlah SKPD saat mengikuti rembuk stunting dan deklarasi bersama. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Sebanyak 59 desa di Kabupaten Tebo, siap mendukung penurunan angka stunting. Dukungan itu ditunjukan melalui pembacaan deklarasikan stop buang air besar sembarangan.

Kegiatan yang digelar di aula utama Kantor Bupati Tebo, Selasa (29/6/2021) ini, dipimpin langsung oleh Bupati Tebo, Sukandar dan Wakil Bupati Tebo Syahlan, didampingi OPD terkait.

Deklarasi stop buang air besar sembarangan itu dibacakan di 59 desa itu, karena tinggal disepanjang aliran Sungai Batanghari.

Bupati Tebo Sukandar mengatakan, banyak masyarakat di Kabupaten Tebo masih memanfaatkan dan mengkonsumsi air sungai Batanghari. Padahal air sungai itu tidak sehat karena prilaku buang air besar sembarangan masyarakatnya.

"Buang air buang besar sembarangan ini, cepat atau lambat menyebabkan penyebaran penyakit yang akan dirasakan saudara kita yang memanfaatkan aliran air sungai Batanghari. Itu lah muncul stunting," kata Sukandar, Selasa (29/6/2021).

Menurut Sukandar, jika pribadi buang air besar sembarangan, atau yang disebut Open Defecation Free (ODF), maka angka stunting di Kabupaten Tebo dapat diturunkan.

"Saya juga minta para camat dan kades, untuk menyampaikan ke masyarakat agar menghentikan perilaku ODF ini," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved