Breaking News:

Taman Nasional Berbak Menjadi Rumah Aman Bagi Ratusan Jenis Satwa Endemik

Taman Nasional Berbak (TNB) menjadi tempat naungan ratusan jenis flora dan fauna yang ada di Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim).

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
Foto Ist Dok TNBS Jambi,
Kawasan TNB yang masih asri di wilayah perbatasan Tanjabtim-Sumatra Selatan. 

Taman Nasional Berbak Menjadi Rumah Aman Bagi Ratusan Jenis Satwa Endemik

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Taman Nasional Berbak (TNB) menjadi tempat naungan ratusan jenis flora dan fauna yang ada di Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim).

Berdasarkan data Balai TNBS, hingga tahun 2018 tercatat ada 263 jenis Fauna dari golongan Mamalia, reptilia dan aves yang tinggal di kawasan hutan TNB yang luasnya mencapai 141.261.94 Hektar.

Dimana dari 263 fauna tersebut, beberapa diantaranya merupakan satwa yang dilindungi. Bahkan tidak sedikit dari jumlah satwa tersebut memiliki status berbeda beda, mulai berstatus rentan, beresiko rendah, mendekati terancam, genting, bahkan hingga ancaman kepunahan.

Begitu pula untuk jenis Flora yang ada di TNB, tercatat ada 77 jenis flora yang tersebar di kawasan konservasi TNB.

Dimana jenis tersebut didominasi jenis lokal asli daerah mulai dari kayu kayuan seperti Ramin, Jelutung, Pulai, Meranti dan lainnya hingga jenis tanaman berbuah.

Dikatakan Kepala Balai TNBS Pratono Puroso kepada tribunjambi.com, hingga saat ini kawasan TNB yang sejatinya masih satu kesatuan tersebut, memang menjadi salah satu tempat yang paling aman untuk perlindungan baik flora dan fauna endemik lokal.

"Untuk di TNB sendiri yang menjadi Fauna endemik yang masih bisa dijumpai disini yaitu, Harimau Sumatera, buaya, beruang dan juga tapir. Untuk harimau selalu kita monitoring perkembangannya dalam site monitoring yang kita siapkan, " ujarnya.

Lanjutnya, dalam pengelolaan Taman Nasional secara prinsip kita melindungi ekosistem dalam arti semua kekayaan alam yang ada di dalam hutan tersebut harus dilindungi serta dijaga agar tetap lestari.

"Secara prinsipnya begitu, namun dalam realitanya tidak mudah. Kita harus membuat skala prioritas , untuk fokus terhadap satwa yang ada di TNB sendiri, misalnya pada harimau dan tapir tadi," jelas Pratono. (usn)

Baca juga: Mumpung Gratis, Wali Kota Jambi Syarif Fasha Minta Warga Ikut Vaksinasi Massal

Baca juga: Defri Tewas di Tempat, Avanza dari Palembang Adu Kambing dengan Pengendara Vespa

Baca juga: Gara-gara Orang Ini Speed Boat di Kuala Lagan Nyaris Tenggelam di Tengah Laut 

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved