Breaking News:

Berita Kerinci

Sampah Menumpuk di Saluran Irigasi, Warga Dua Desa di Kerinci Mengeluh Masuk ke Sawah

Oki salah seorang warga setempat, mengatakan bahwa setiah hari selalu ada sampah yang hanyut dialiran Irigasi sehingga menumpuk di Desa Ujung Pasir.

Penulis: Herupitra | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Heru
Penampakan sampah yang menumpuk di saluran irigasi di dua desa Kabupaten Kerinci. 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Persoalan sampah di Irigasi menjadi keluhan warga Desa Koto Tuo Ujung Pasir dan Ujung Pasir, Kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci.

Sebab, sampah yang dibuang dari desa lain selalu menumpuk di aliran Irigasi di dua Desa Ujung Pasir sehingga masuk ke dalam lahan persawahan warga setempat.

Oki salah seorang warga setempat, mengatakan bahwa setiah hari selalu ada sampah yang hanyut dialiran Irigasi sehingga menumpuk di Desa Ujung Pasir.

"Ini selalu menjadi keluhan dari masyarakat terutama pada hujan, apalagi yang memiliki lahan sawah di muara Irigasi, selalu menumpuk sampah," ungkapnya belum lama ini.

Akibat sampah yang selalu menumpuk tersebut membuat warga yang diujung irigasi tersebut, tidak bisa menggarap lahan pertaniannya karena selalu ditimbun sampah.

"Karena Sampah tersebut merupakan sampah dari Desa yang dilintasi Irigasi tersebut, mulai dari Desa Pondok Beringin, Bunga Tanjung, Kayu Aro Ambai," sebutnya.

Selain itu, katanya Irigasi itu pun tidak mendatangkan manfaat bagi masyarakat. Sebab sejak adanya Irigasi tersebut ratusan Hektare sawah tidak bisa dimanfaatkan.

"Kami berharap Perhatian dari Pemerintah, untuk mengatasi masalah sampah yang dikeluhkan warga," harapnya.

Hal sama juga dikeluhkan masyarakat lainnya, Wardin. dia mengatakan, akibat sampah yang menimbun lahan pertanian mengakibatkan sebagian lahan miliknya tidak bisa digarap.

"Karena Irigasi itu tidak sampai di danau sehingga sawah kami selalu terendam banjir dengan dipenuhi sampah," tuturnya.

Dia juga berharap kepada pihak terkait untuk menjadi perhatian sampah yang dibuang di aliran Irigasi, agar kami bisa menggarap lahan pertanian.

"Kami sangat perhatian pemerintah untuk mencari solusi persoalan sampah yang selalu menumpuk di Ujung Pasir," pintanya.

Baca juga: Kisi-kisi Materi Tes CPNS 2021 TKP, Soal Lengkap Dengan Pembahasan dan Link Tryout

Baca juga: Sekda Provinsi Jambi dan Wawako Pantau Vaksinasi Massal di Korem 042/Gapu

Baca juga: Warga Danau Teluk Kota Jambi Ditemukan Tewas di Tempat Kos, Di KTP Tertulis Bekerja Sebagai PNS

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved