Breaking News:

Hewan Kurban

Jelang Idul Adha Disbunak Tanjab Timur Mulai Mendata Terkait Kebutuhan Hewan Kurban

Berita Tanjab Timur - Dinas Perkebunan dan Peternakan Tanjung Jabung Timur mulai melakukan pendataan terkait kebutuhan hewan kurban.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Rahimin
tribunjambi/abdullah usman
Petugas melakukan pemeriksaan hewan kurban. Jelang Idul Adha Disbunak Tanjab Timur Mulai Mendata Terkait Kebutuhan Hewan Kurban 

Jelang Idul Adha Disbunak Tanjab Timur Mulai Mendata Terkait Kebutuhan Hewan Kurban

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 H, Dinas Perkebunan dan Peternakan Tanjung Jabung Timur mulai melakukan pendataan terkait kebutuhan hewan kurban.

Tahun ini, perkiraan kebutuhan hewan kurban ditargetkan mencapai jumlah 959 ekor.

Hal itu dikatakan Kabid Keswan Desmavet Disbunnak Tanjab Timur Rika Hartati.

"Diantaranya dengan mengecek stok ketersediaan jenis-jenis hewan kurban di kalangan peternak maupun di tingkat pedagang. Baik itu sapi dan Kambing, " ujarnya.

Lanjutnya, berdasarkan data sementara, stok maupun rencana pemotongan hewan kurban mulai dari sapi ada sebanyak 249 ekor, kerbau 13 ekor dan kambing 157 ekor. 

"Data ini pun masih bersifat sementara dan akan terus bertambah hingga H-1 Idul Adha nanti, karena di tahun 2021 ini perkiraan kebutuhan hewan kurban di targetkan mampu capai jumlah 959 ekor. Mulai dari hewan ternak sapi, kerbau dan kambing," ujarnya.

Tak hanya melakukan pendataan ketersediaan hewan kurban, nantinya juga akan ada tim pemeriksaan kesehatan hewan dan pengawasan pemotongan yang telah disiagakan  guna bertugas dan siap diterjunkan  di hari-hari besar keagamaan seperti Idul Adha

Rika Hartati menambahkan, hasil pemeriksaan jelang pemotongan hewan, beberapa penyakit yang kerap ditemukan pada ternak yakni penyakit cacingan dan diare.

Untuk itu, apabila ada hewan ternak yang kedapatan memiliki penyakit akan diminta untuk diganti karena syarat pemotongan hewan kurban ternak harus dalam keadaan sehat.

"Sementara penyakit yang paling dikhawatirkan yakni penyakit antraks yang bersifat zoonosis atau mampu menular kepada manusia. Tetapi, sejauh ini belum ditemukan ada ternak yang terpapar penyakit antraks, " pungkasnya. (usn)

Tanjung Jabung Timur Dipilih 82 Perguruan Tinggi Untuk Melaksanakan KKN Kebangsaan

Pendaftaran Peserta Didik Baru di Muarojambi Saat  Pendemi Covid-19 Dilakukan Secara Online

Warga Kota Jambi Kurir Narkoba Jaringan Pekanbaru Ditangkap, Bujang Kirim 3 Kg Sabu Pakai Travel

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved