Breaking News:

PPKM Mikro di Jambi

Inilah Aturan PPKM Mikro Untuk Zona Merah Seperti Kota Jambi, Operasional Warung Hingga Jam 8 Malam

inilah aturan PPKM Mikro yang diberlakukan untuk zona merah seperti Kota Jambi berlaku mulai 22 Juni sampai 5 Juli

Penulis: Suang Sitanggang | Editor: Suang Sitanggang
TRIBUNJAMBI
Pakai masker untuk menekan penularan Covid-19 

TRIBUNJAMBI.COM - Pemerintah mulai berlakukan PPKM Mikro mulai hari ini, Selasa 22 Juni 2021.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro atau PPKM Mikro berlaku di 34 provinsi di Indonesia.

Aturan PPKM Mikro untuk zona merah akan berbeda dengan daerah yang berstatus zona lainnya.

Di Provinsi Jambi ada tiga daerah yang masuk kategori zona merah yakni Kota Jambi, Tanjung Jabung Barat, dan Muarojambi.

Dikutip dari Tribunnews, inilah aturan PPKM Mikro yang diberlakukan untuk zona merah seperti Kota Jambi selama 22 Juni-5 Juli.

1. Menerapkan WFH atau work from home bagi 75 persen karyawan, dan 25 persen bekerja di kantor. Pemda bisa membuat aturan lebih lanjut untuk teknis pelaksanaannya.

2. Kegiatan belajar hanya bisa dilakukan secara daring

3. Kegiatan sektor esensial bisa beroperasi 100 persen dengan jam operasional tertentu, dan menerapkan protokol kesehatan lebih ketat.

4. Restoran, warung makan, dan sejenisnya yang bisa makan di tempat paling banyak 25 persen dari kapasitas, dan jam operasional dibatasi sampai jam 20.00 atau pukul 8 malam.

5. Operasional pusat perbelanjaan, pasar, dan pusat perdangangan hanya bisa sampai pukul 20.00, dan pengunjung dibatasi maksimal 25 persen dari kapasitas.

6. Kegiatan konstruksi bisa tetap beroperasi 100 persen tapi dengan menerapkan protokol kesehatan yang semakin ketat.

7. Kegiatan di tempat ibadah baik masjid, musala, gereja, pura, dan tempat ibadah lainnya ditiadakan sementara di zona merah sampai dengan dinyatakan aman, sesuai SE Menteri Agama.

8. Kegiatan di area publik seperti taman umum, tempat wisata, ditutup sementara sampai dengan dinyatakan aman.

9. Kegiatan seni, sosial, dan budaya yang berpotensi menimbulkan keramaian dan kerumunan ditutup sementara sampai dinyatakan aman

10. Pelaksanaan rapat, seminar, pertemuan luring ditutup sementara sampai dengan dinyatakan aman

11. Transportasi umum bisa beroperasi dengan pengaturan kapasitas dan jam operasional oleh pemerintah daerah setempat, dan dengan penerapan prokes lebih ketat.

Kebijakan ini dikeluarkan pemerintah merespons peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia.

Presiden Joko Widodo sudah memerintahkan dilakukan penguatan PPKM Mikro.

Hal itu diputuskan usai rapat terbatas yang digelar pada Senin 21 Juni 2021.

"Ini akan berlaku mulai 22 Juni sampai 5 Juli. Dua minggu," ungkap Menteri Koordnator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Kondisi Covid-19 di Jambi

Jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Jambi makin tinggi selama Juni ini.

Pertambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 nyaris tiap hari di atas 100 kasus.

Bahkan pada 21 Juni 2021 ada penambahan 119 kasus positif corona di Provinsi Jambi.

Untuk rentang waktu 10 hari terakhir, 12-21 Juni 2021, bertambah 1.293 kasus konfirmasi positif covid, rata-rata 129 orang per hari.

Secara total sejak awal hingga kini, jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Jambi mencapai angka 12.030 kasus.

Hal ini menunjukkan, kontribusi angka terkonfirmasi positif dalam 10 hari terakhir ini menyumbang 10,74 persen pada akumulasi kasus.

Sementara untuk jumlah yang sembuh jumlah mengalami peningkatan.

Dalam kurun waktu 12-21 Juni 2021, berdsarkan data dari Pusat Krisis Kemenkes, ada 1.393 orang yang sembuh.

Jumlah yang sembuh dari virus corona di Jambi sejak awal hingga Senin 21 Juni mencapai 9.930 orang.

Saat ini masih ada 1.866 orang lagi di provinsi Jambi yang berjuang untuk bisa sembuh dari virus corona ini.

Dalam kasus Covid-19 di Provinsi Jambi, yang paling memprihatinkan adalah jumlah korban meninggal dalam kondisi terpapar Covid-19.

Pada Senin 21 Juni 2021, berdasarkan data Pusat Krisis Kesehatan, ada 8 orang yang meninggal dengan kondisi terkonfirmasi Covid-19.

Ini merupakan angka kematian tertinggi dalam sehari yang terjadi di Jambi selama ini.

Terhitung sejak 14-21 Juli, sudah 31 orang yang meninggal dunia dalam kondisi terpapar Covid-19 di Provinsi Jambi.

Secara akumulatif sejak awal hingga saat ini, sudah 234 orang yang meninggal dunia.

Hal ini berarti sebanyak 1,94 persen penderita Covid-19 di Jambi berakhir dengan kematian.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved