Breaking News:

Berita Batanghari

Harimau Muncul di Perkebunan Sawit, Warga Danau Embat Batanghari Tak Berani Pergi Memanen

Hewan buas itu berkeliaran di wilayah Desa Danau Embat yang dikhawatirkan akan memangsa hewan ternak milik warga serta mengganggu jalannya aktivitas d

Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ist
Penampakan seekor harimau muncul diduga di perkebunan sawit warga kawasan Desa Danau Embat, Kecamatan Maro Sebo Ilir Kabupaten Batanghari. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Warga Desa Danau Embat Kecamatan Maro Sebo Ilir Kabupaten Batanghari dikejutkan dengan kemunculan harimau, pada Sabtu (19/6/2021) kemarin.

Hewan buas itu berkeliaran di wilayah Desa Danau Embat yang dikhawatirkan akan memangsa hewan ternak milik warga serta mengganggu jalannya aktivitas di areal perkebunan.

Lingkungan di Desa Danau Embat didominasi perkebunan sawit, setidaknya ada 1.548 hektare lahan sawit atau sebanyak 774 kaveling tanah milik warga.

Kemunculan hewan buas itu dbenarkan oleh Kepala Desa Danau Embat, Mansur mengatakan dua indukan harimau dan satu anak harimau itu menampakkan diri di areal perkebunan sawit milik penduduk.

“Desa kita ini penuh dengan hamparan sawit, jadi yang sering menyaksikan kemunculan itu, ya petani. Dari titik lokasi kemunculan harimau itu ada sekira 6 kilometer dari pemukiman warga,” kata Mansur selaku Kepala Desa Danau Embat, Selasa (22/6/2021).

Tak hanya menampakan diri kata Mansur, berdasarkan laporan dari warganya harimau itu juga meninggalkan jejak kaki di pinggir sungai namun kadang-kadang mengeluarkan suara.

“Baru-baru ini ada 2 warga yang melaporkan kejadian itu. Untuk jejaknya sendiri, saya pernah melihatnya di pinggir sungai,” katanya.

Harimau yang masih kerap menampakan diri membuat warga yang ingin ke kebun menjadi takut, akibatnya buah sawit banyak yang busuk karena tertunda waktu memanennya.

“Kita sudah komunikasikan bersama BKSDA, tapi belum kita surati. Memang saat ini tingkat kewaspadaan masyarakat makin meningkat karena masyarakat menjadi resah,” ucapnya.

Camat Maro Sebo Ilir, Sanusi mengatakan hari ini unsur kecamatan, pihak desa, Polsek dan Babinsa sedang mengadakan pertemuan terkait kebenaran dari munculnya harimau tersebut.

“Kita masih meminta keterangan dari saksi yang melihat langsung, karena beberapa hari ini membuat masyarakat resah untuk pergi ke kebun,” jelasnya.

Wakil Bupati Batanghari, Bakhtiar mengatakan dengan adanya informasi kemunculan harimau ini, masyarakat diimbau untuk berhati-hati.

“Ini kewenangan BKSDA, masyarakat kita diimbau untuk berhati-hati karena harimau ini masih diawasi dari BKSDA, kalau memang benar nanti kita koordinasikan. Bagaimana nanti penanganannnya bersama masyarakat,” pungkasnya.

Baca juga: Link Tryout Soal CPNS Gratis Untuk Belajar Contoh Soal dan Kisi kisi Materi Tes CPNS 2021

Baca juga: Materi CPNS 2021 TWK Pilar Negara Sesuai Dengan Permenpan RB No 27 Tahun 2021

Baca juga: GAYA Reino Barack Disorot Saat Dapat Kejutan Ultah dari Syahrini, Netizen Bahas Kolor Suami Incess

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved