Breaking News:

Berita Sarolangun

Pedagang Ungkap Ada Oknum Mempermainkan Sewa Kios Pemkab Sarolangun

Berita Sarolangun-Perwakilan pedagang Pasar Atas Sarolangun mengungkapkan informasi adanya pihak atau oknum yang mengambil keuntungan dalam penyewaan

Penulis: Rifani Halim | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI/RIFANI HALIM
Pasar Atas Sarolangun. Ada oknum yang main-main soal sewa kios Pemkab Sarolangun 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Perwakilan pedagang Pasar Atas Sarolangun mengungkapkan informasi adanya pihak atau oknum yang mengambil keuntungan dalam penyewaan aset Pemda di Sarolangun.

Ali selaku perwakilan pedagang mengatakan, di kawasan pasar atas Sarolangun terdapat beberapa oknum yang turut untung dalam penyewaan aset ruko milik Pemda tersebut.

Dia menyebutkan di awal-awal, terdapat dualisme yang di antaranya terdapat oknum kepala dinas termasuk yang lainnya menyewa ruko milik pemerintah.

Oknum tersebut, kemudian menyewakan kembali kepada masyarakat pedagang lalu mengambil harga sewa. Setelah membayar kepada oknum tersebut, kemudian pedagang diminta uang sewa kembali oleh pemerintah.

"Jadi gini, misalnya si A ini nyewa dengan saya kontraknya 10 juta. Terus orang Dispenda itu nagih bukan mencari pemilik, namun mencari pedagang. Sedangkan dia nunggu aja dan nagih lagi lalu pedagang ini bayar lagi," katanya, Senin (21/6/2021).

Lanjutnya, pedagang yang menyewa ruko tersebut dikenakan dua kali bayar. Sehingga meminta aparat dan pemerintah memberantas hal tersebut.

"Jadi yang nyewa ini dua kali bayar, kita minta itu diberantas dan bagilah kepada kami pedagang ini kesempatan," ungkapnya.

Menurutnya, untuk pihak-pihak yang tidak berkepentingan diharapkan segera menyerahkan lapak tersebut kepada masyarakat pedagang.

"Yang tidak butuh tempat dagang itu untuk apa dia mengambil tempat, jadi pemilik bayar dan pedagang bayar lalu tokehnya tadi makan tiduk bae dirumah dapat 10 juta," ungkapnya.

Dia membeberkan, bahwa kejadian itu sudah diketahui terjadi sejak dulu sehingga mengharap solusi terbaik dari pemerintah.

"Lah selamo ini sejak dikembalikannya bangunan itu ke Pemda," katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Sarolangun Hermi tidak menepik adanya keluhan yang disampaikan masyarakat pedagang.

Lanjutnya, selaku wakil rakyat sangat kaget dan kecewa jika hal tersebut benar-benar terjadi.

"Saya dapat informasi kalau yang bermain itu ada anggota DPR dan kepala dinas. Oleh karena itu kami tidak bisa semerta-merta menerima laporan sepihak," katanya.

"Yang jelas tugas kami berikutnya akan klarifikasi dan kroscek mencari data kebenaran dan bukan mencari kesalahan orang. Kita ingin membenahi kabupaten ini, siapa dimana dan mengapa itu yang terjadi," katanya.

Baca juga: PNM Jamin Akses Pendanaan Nasabah Lebih Murah dan Cepat Guna Sambut Holding BUMN Usaha Mikro

Baca juga: Alur dan Tata Cara Daftar CPNS 2021

Baca juga: Materi Tes CPNS 2021 Untuk Belajar dan Link Tryout Soal CPNS Gratis

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved