Breaking News:

Berita Bisnis

Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga Perbankan di Jambi positif

Agus, Humas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jambi, menyampaikan data jumlah jumlah Dana Pihak Ketiga atau DPK Bank umum konvensional dan syariah

Penulis: Vira Ramadhani | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/vira ramadhani
Jumlah Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan di Provinsi Jambi hingga posisi April 2021 mengalami pertumbuhan positif. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Jumlah Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan di Provinsi Jambi hingga posisi April 2021 mengalami pertumbuhan positif.

Agus, Humas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jambi, menyampaikan data jumlah jumlah Dana Pihak Ketiga atau DPK Bank umum konvensional dan syariah di Provinsi Jambi hingga posisi April 2021 sebesar Rp 39,4 triliun.

“Jumlah ini menunjukkan pertumbuhan 15,58 persen.”

"Pertumbuhan DPK di Jambi terus baik dan lebih tinggi dibanding angka pertumbuhan nasional,” ujar Agus saat Media Luncheon di Swissbel-Hotel Jambi, Jum’at (18/6/2021).

Untuk jumlah DPK bank umum syariah dan Unit usaha syariah atau UUS di Jambi mencapai Rp 2,6 triliun dan mengalami pertumbuhan 24,18 persen (yoy).

“Sedangkan DPK BPR sampai posisi April 2021 mencapai Rp 788 miliar, tumbuh sedikit dibandinglan posisi Desember 2020 lalu,” katanya.

Pada data OJK Provinsi Jambi mencatat berdasarkan jenis simpanan DPK, simpanan pada bank umum konvensional dan syariah untuk giro sebesar Rp 6 triliun, tabungan sebesar Rp 20,2 Triliun dan deposito sebesar Rp 13,1 triliun.

Sedangkan untuk jenis simpanan DPK pada bank umum syariah dan UUS, jumlah giro sebesar Rp 183 milyar, tabungan sebesar Rp 1,2 triliun dan deposito sebesar Rp 1,1 triliun.

Sementara itu, jumlah rekening DPK pada bank umum konvensional dan syariah di Jambi sebanyak 4.396.092 rekening dan pada bank umum syariah dan UUS sebanyak 345.177 rekening.

Menurut Agus dari data Jumlah jenis simpanan DPK Bank Umum Konvensional dan Syariah, serta jenis simpanan DPK Bank Umum Syariah dan UUS yang meningkaat saat ini, menunjukan bahwa masyarakat semakin cerdas dalam mengelola keuangan.

“Iya dari data tersebut terbukti masyarakat semakin cerdas dalam mengelola keuangan serta juga memanfaatkan produk jasa keuangan yang legal yang diawasi oleh PJK untuk menyimpan uang,” pungkansya. (Tribunjambi/Vira Ramadhani)

Baca juga: Toni Manalu Tewas Diduga Disiksa 6 Oknum Anggota TNI AL, Ayah Korban: Giginya Habis Dirontokkan

Baca juga: KONI Merespons Kabar Pengunduran Atlet Dayung Provinsi Jambi pada PON XX Papua

Baca juga: Ketua KONI Jambi Budi Setiawan Jagokan Jerman di Euro 2020, Optimis Meski di Grup Neraka

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved