Breaking News:

Berita Internasional

Ingin Pecundangi China dan Bantu Taiwan, AS dan Sekutunya Disebut Bisa Ganggu Keamanan Taipe

Adanya dukungan penuh diberikan negara-negara G7 pada akhir pekan lalu kepada Taiwan, membuat China menjadi geram.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
via Kontan
ILUSTRASI. Dua kapal perusak milik China saat melakukan latihan 

TRIBUNJAMBI.COM - Adanya dukungan penuh diberikan negara-negara G7 pada akhir pekan lalu kepada Taiwan, membuat China menjadi geram.

Pasalnya, hal itu menyulut emosi China yang memang ogah melihat Taiwan merdeka.

Seperti yang dirilis South China Morning Post, Sabtu (19/6/2021), analis turut mengungkapkan peningkatan perhatian juga kemungkinan akan mengancam keamanan dan dapat mempengaruhi hubungan Taipei dengan negara-negara regional.

Analis ini juga menambahkan bahwa negara-negara Asia Tenggara kemungkinan akan tetap berada di sela-sela (netral) agar tidak memperumit hubungan dengan China.

Militer Taiwan
Militer Taiwan (USNI News)

Dalam pernyataan bersama di akhir pertemuan itu, para pemimpin negara-negara G7 yang terdiri dari Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat mengkritik China atas perlakuannya terhadap Muslim Uygur.

Mereka pun menyampaikan kritik ke China atas sikap kepada kelompok minoritas dan tindakan kerasnya terhadap aktivis pro-demokrasi di Hong Kong.

G7 juga tak lupa menggarisbawahi pentingnya “perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan”.

Kedutaan Besar China di London turut mengatakan dengan tegas menentang penyebutan Xinjiang, Hong Kong dan Taiwan, yang dikatakannya memutarbalikkan fakta dan mengungkap "niat jahat dari beberapa negara".

Thomas Wilkins, seorang dosen senior di University of Sydney mengkhususkan diri dalam studi keamanan dan strategis di Asia-Pasifik, mengatakan langkah Beijing baru-baru ini di Laut Cina Selatan, Hong Kong dan Xinjiang telah dilihat sebagai “tegas” atau “tidak stabil” oleh Negara-negara Barat dan Dialog Keamanan Segiempat – sebuah kelompok keamanan informal yang juga dikenal sebagai Quad yang terdiri dari AS, India, Australia, dan Jepang.

Baca juga: Taiwan Dalam Tekanan, China Lakukan Serangan Udara di Wilayah Udara Taipe Terbesar di 2021 Ini

Baca juga: Dibantu China, Mesir Bangun Gedung 385 Meter Tertinggi di Afrika, Seperti Ini Penampakannya

Baca juga: Dinas Dukcapil Kota Jambi Diduga Mendapatkan sorotan Maladministrasi, Kepala Dinas Mengklarifikasi

Tekanan dari Beijing kepada Taiwan itu pun telah menimbulkan kekhawatiran lebih lanjut, kata Wilkins, karena isu-isu tersebut “mencolok di jantung nilai-nilai demokrasi liberal dan penekanan pada hak asasi manusia” oleh negara-negara Barat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved