Breaking News:

Berita Nasional

6 Oknum Anggota TNI AL Aniaya Toni Manalu hingga Tewas, KSAL Sampai Minta Maaf, Begini Nasib Pelaku

Ramainya pemberitaan mengenai Toni Manalu hilang usai dijemput sejumlah orang dari tempat pencucian mobil miliknya di Purwakarta, 29 Mei 2021 menjadi

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Kolase/Tribun Jambi
Toni Manalu (kiri) korban penganiayaan 6 anggota oknum TNI AL hingga tewas, atas kejadian itu, KSAL Laksamana Yudo Margono minta maaf atas peristiwa itu 

TRIBUNJAMBI.COM - Ramainya pemberitaan mengenai Toni Manalu hilang usai dijemput sejumlah orang dari tempat pencucian mobil miliknya di Purwakarta, 29 Mei 2021 menjadi sorotan.

Seperti yang diketahui, Toni Manalu tak diketahui rimbanya usai dijemput oleh orang tak dikenal.

Anggota keluarga yang tak kunjung mendapat kabar dari Toni Manalu, langsung melapor ke Polres Purwakarta.

Dalam satu hari setelah menerima laporan, Polres Purwakarta pun akhirnya mengungkap kasus penculikan yang dilaporkan keluarga Toni Manalu.

Dalam penyelidikan kasus ini, seorang warga sipil sudah diamankan oleh Polres Purwakarta, pada 15 Juni 2021.

Namun, ternyata ada enam pelaku lain yakni dari anggota POM TNI AL.

Keenamnya pun kini telah diamankan Denpomal Bandung sebelum dijemput langsung oleh tim Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal).

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal), Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono menyampaikan permintaan maaf KSAL Laksama TNI Yudo Margono pada masyarakat dan terutama pada keluarga korban, Bungka Patiar San Francisco Manalu alias Toni Manalu yang tewas setelah dianiaya 6 anggota POM TNI AL di Purwakarta, Jawa Barat.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menjelaskan serta mendeskrisikan temuan terkini mengenai pencarian kapal selam KRI Nanggala 402.
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menjelaskan serta mendeskrisikan temuan terkini mengenai pencarian kapal selam KRI Nanggala 402. (Capture/Kompas TV)

Hal itu diutarakan Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono saat konferensi pers di Markas Pusat Polisi Militer (Puspomal), Jakarta, Jumat (18/6/2021).

''Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono sebagai pimpinan TNI AL menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada masyarakat terkhusus keluarga korban,'' ujar Julius.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved