Breaking News:

Kakak Adik jadi Pelaku Pencabulan Belasan Santri di Malam Hari, Korban Diancam Jika Melapor

Sungguh kejam perbuatan kakak adik yang berstatus sebagai guru ngaji di Sidokare, Sidoarjo ini. Kakak adik ini nekat melakukan aksi cabul ke santri.

Editor: Rohmayana
Shutterstock
Ilustrasi sodomi 

Santri diancam oleh pelaku agar tidak bercerita ke siapapun atas peristiwa yang dialaminya.

"Modusnya sama dengan adiknya. Tersangka juga mengancam para korban,” ungkap Kompol Wahyudin.

Perbuatan asusila itu sudah bertahun-tahun dilakukan oleh adik-kakak AH dan EW.

Sejak tahun 2016. Padahal keduanya juga sama-sama sudah punya istri dan anak.

IlustrasiIlustrasi (Upi.com)

Korban pencabulan mereka semua laki-laki.

Dari sekitar 26 orang santri laki-laki yang menimba ilmu di sana, sudah terungkap bahwa 10 diantaranya jadi korban AH. Kemudian ada tiga yang menjadi korban EW.

Mereka mengaku sudah bertahun-tahun dicabuli oleh pelaku.

Ada yang tujuh kali, ada yang empat kali, dan sebagainya. Semua disodomi oleh pelaku.

Para korban rata-rata berusia belasan tahun.

Mereka berasal dari beberapa daerah, termasuk Sidoarjo dan sejumlah wilayah lain yang sedang nyantri di tempat pelaku.

tiru aksi adik, kakak ikut sodomi belasan <a href='https://jambi.tribunnews.com/tag/santri' title='santri'>santri</a>

tiru aksi adik, kakak ikut sodomi belasan santri (TribunJatim.com/M Taufik)

Terungkapnya perkara ini bermula dari pengaduan ke Polresta Sidoarjo.

Dari sana kemudian dilakukan penelusuran, dan ternyata sudah banyak korbannya.

Setelah beberapa waktu lalu menangkap AH, polisi melakukan pengembangan dan kemudian menangkap EW.

Akibat perbuatannya, adik-kakak pengelola rumah tahfidz itu harus meringkuk di dalam penjara.

Mereka dijerat pasal 82 Undang-undang 35 tahun 2014 dengan ancaman hukuma 15 tahun penjara. (*)

SUMBER : TribunBogor/TribunJatimPenulis: Uyun

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved