Fakta Terduga Teroris Tasikmalaya, Pernah Dibaiat ISIS hingga Belajar Beladiri di Gunung Galunggung

Fakta-fakta tentang terduga teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) berinisial DR alias AQD mulai terungkap.

KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Petugas Densus 88 tengah berjaga di sekitar rumah terduga teroris. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Fakta-fakta tentang terduga teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) berinisial DR alias AQD mulai terungkap.

Dia diduga pernah melakukan latihan beladiri di Gunung Galungung pada 2019 lalu.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan DR melakukan latihan beladiri (Idad) bersama tiga terduga teroris lainnya yang ditangkap di Pangandaran, Jawa Barat.

"DR terlibat mengikuti idad di Gunung Galunggung bersama saudara T yang telah ditangkap, kemudian saudara AF dan RA," ujar Ahmad di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (18/6/2021).

Ahmad juga menjelaskan, bahwa DR pernah berbaiat dengan kelompok ISIS pada Desember 2019 lalu.

"Kemudian (DR) telah berbaiat kepada pemimpin organisasi terlarang ISIS bulan desember 2019 di rumah saudara Y yang dipandu oleh saudara T," katanya.

Baca juga: Nurul Ghufron Tiba-tiba Bicara Begini Soal TWK di KPK, Bantah Keterangan Komnas HAM

Baca juga: Jakarta Lagi Tak Aman, Anies Baswedan Minta Warga Tak Keluar Rumah Saat Akhir Pekan

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri menangkap terduga teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) berinisial DR alias AQD di Desa Linggajaya, Mangkubumi, Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (18/6/2021).

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan terduga teroris yang ditangkap merupakan Kelompok JAD jaringan Jawa Barat dan Priangan Timur.

"Kelompok teror jaringan JAD di wilayah Jawa Barat atau Priangan Timur. Yang ditangkap satu orang atas nama DR alias AQD penangkapan hari ini, Jumat jam 13.30 WIB di desa Linggajaya, Mangkubumi, Tasikmalaya, Jawa Barat," kata Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (18/6/2021).

Ahmad menjelaskan DR diketahui merupakan anggota JAD di bawah pimpinan seorang berinisial P.

Ilustrasi. Penangkapan terduga teroris oleh Densus 88 Antiteror
Ilustrasi. Penangkapan terduga teroris oleh Densus 88 Antiteror (Tribunnews)

Dia ditangkap pada September 2019 lalu.

"Peranan yang bersangkutan merupakan anggota JAD wilayah Priangan Timur di bawah pimpinan saudara P yang telah ditangkap kemudian di bulan September 2019," katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Terduga Teroris Tasikmalaya Pernah Berbaiat Dengan ISIS Hingga Latihan Beladiri di Gunung Galunggung.

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved