UMKM Jambi

Meski Terkendala Bahan Baku Pisang, 'Keripik Pisang Piza' Tetap Bertahan dengan Produksi Cukil Gigi

UMKM ini malah berinovasi dengan membuat produk cukil gigi. Kudapan ini nyatanya mampu menyulam pemasaran keripik pisang yang sering kehabisan bahan b

Tribunjambi/Yon
Nurfatima pemilik UMKM Keripik pisang piza 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Susahnya bahan baku tidak membuat UMKM Keripik Pisang Piza berhenti berproduksi.

UMKM ini malah berinovasi dengan membuat produk cukil gigi. Kudapan ini nyatanya mampu menyulam pemasaran keripik pisang yang sering kehabisan bahan baku.

Nurfatima pemilik UMKM Keripik pisang piza mengatakan kurangnya bahan baku pisang menjadi kendala dia dalam produksi.

“Entah kenapa akhir-akhir ini bahan baku pisang sangat susah,” katanya beberapa hari yang lalu.

Nur mengaku dia biasanya menggunakan pisang batu atau pisang kepok sebagai bahan baku.

Namun selama tidak ada bahan baku pisang dia mengalihkan produksinya ke cukil gigi.

Dipilihnya produk ini karena bahan bakunya banyak di Jumpai di pasaran bahkan di pasar ritel.

Dalam memasarkan produknya UMKM ini belum menyentuh tradisional market maupun modern market.

Dia fokus melakukan pemasaran online dengan memanfaatkan jaringan sosial media seperti Facebook dan Instagram

Untuk melakukan pesanan biasanya konsumen dia menghubungi ke nomor 0823 7366 1894.

Satu bungkus keripik pisang Piza dibanderol hanya Rp 15 ribu untuk ukuran seperempat kilo.

Nur mengaku semenjak mengalikan produksinya ke cukil gigi dia tidak pernah berhenti produksi.

“Yaa, kalau tidak ada pisang, kita produksi cukil gigi,” Pungkasnya

Baca juga: Kasus Pelanggaran Prokes Objek Wisata Rivera Park Tebo Menggantung, Ini Kata Kejari

Baca juga: Pemanfaatan Rusunawa RSUD Tebo Sebagai Isolasi Covid-19 Terkendala Perekrutan Tenaga Medis

Baca juga: Disdukcapil Kota Jambi Fasilitasi Transgender Dapatkan KTP

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved