Empat Eks Anggota DPRD Provinsi Jambi Nyusul Zumi Zola ke Penjara, Ikut Keseret Suap Ketok Palu

Kasus suap ketok palu kembali menyeret empat anggota DPRD Provinsi Jambi.

CAPTURE FACEBOOK
Konfrensi pers penahanan empat anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019 dalam skandal suap ketok palu, Kamis (17/6/2021) 

Empat Eks Anggota DPRD Jambi Ini Nyusul Zumi Zola ke Penjara

TRIBUNJAMBI.COM - Kasus Suap Ketok palu kembali menyeret empat anggota DPRD Provinsi Jambi.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan empat anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019 sebagai tersangka baru.

Keempat tersangka ini menyusul mantan Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli yang kini tengah menjalani masa hukuman penjara.

Kasus suap ketok palu juga menjerat Ketua DPRD Provinsi Jambi masa itu.

Nama empat anggota DPRD Provinsi Jambi yang ditetapkan KPK sebagai tersangka adalah Fahrurrozi (FR), Arrakhmat Eka Putra (AEP), Wiwid Iswara (WI), dan Zainul Arfan (ZA).

Baca juga: Kekayaan Ahok Naik Rp 9 Miliar Saat Jabat Komisaris Utama Pertamina, Ternyata dari Sini Sumbernya

Baca juga: Selain Prabowo, Dua Sosok Ini Akan Jadi Penentu Capres 2024, Punya Pengaruh Besar di Indonesia

 

Inilah data nama anggota dewan Provinsi Jambi tersebut beserta partainya:

1. Zainul Arfan anggota DPRD Provinsi 2014-2019 Jambi dari PDI Perjuangan.

2. Wiwid Iswhara anggota DPRD Provinsi Jambi 2014-2019 dari Partai Amanat Nasional.

3. Fahrurrozi anggota DPRD Provinsi Jambi 2014-2019 dari Partai Kebangkitan Bangsa.

4. Arahman Eka Putra dari Partai Keadila Sejahtera.

Keempatnya telah ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK sejak 26 Oktober 2020 lalu.

"Mencermati fakta persidangan serta bukti permulaan yang cukup, KPK menaikkan ke penyelidikan, dan kemudian pada 26 Oktober 2020 ditingkatkan ke tahap penyidikan dengan penetapan para tersangka," kata Plh Deputi Penindakan KPK, Setyo Budianto saat konferensi pers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (17/6/2021).

Konfrensi pers penahanan empat anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019 dalam skandal suap ketok palu, Kamis (17/6/2021)
Konfrensi pers penahanan empat anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019 dalam skandal suap ketok palu, Kamis (17/6/2021) (CAPTURE FACEBOOK)

Pasal yang disangkakan pada keempat anggota DPRD Provinsi Jambi tersebut adalah pelanggaran Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.(*)

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved