Breaking News:

Berita Nasional

China Dianggap Meresahkan Tatanan Negara, NATO dan Sekutu Siap Perang Lawan Negeri Panda

Hal ini menampakkan bahwa NATO memang benar-benar tak suka dengan cara-cara China memonopoli Laut China Selatan.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
ist
FILE : Kelompok kapal induk AS USS Theodore Roosevelt memasuki di perairan Laut China Selatan, berdekatan Teluk Filipina. 

TRIBUNJAMBI.COM - China semakin ditekan oleh Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dengan menegaskan akan melawan Negeri Panda itu.

Hal ini menampakkan bahwa NATO memang benar-benar tak suka dengan cara-cara China memonopoli Laut China Selatan.

Dengan ini NATO juga mengalihkan perhatiannya dari Rusia kepada China.

Dikutip Sosok.ID dari Reuters, Rabu 16 Juni 2021, pasalnya China yang dilihat NATO sudah merupakan ancaman serius karena pesatnya perkembangan persenjataan nuklir Beijing.

Pangkalan militer di Laut China Selatan.
Pangkalan militer di Laut China Selatan. (24h.com.vn)

Tapi China juga meminta agar NATO jangan pula mencurigai negerinya berlebihan.

"Berhenti melihat perkembangan China secara irasional, berhenti melebih-lebihkan berbagai bentuk teori ancaman China" kata Beijing.

Para diplomat China yang kemudian menuduh NATO telah melakukan fitnah kejam kepada Beijing.

NATO turut melakukan hal demikian, US Navy secara perlahan melayarkan armadanya ke China.

sebuah psywar dengan diikuti tindakan militer membuat China menjadi berang.

Baca juga: China Siapkan Armada Barunya Buat Perang, Destroyer Type 052D Langsung Diikutkan Misi Tempur di LCS

Baca juga: Laut China Selatan Memanas, Armada Gabungan US Navy Sudah Bergerak ke China, Beijing Siaga Perang

Baca juga: China Sungguh Mau Berperang Lawan Taiwan, 28 Jet Tempurnya Kembali Terobos Wilayah Udara Taiwan

NATO yang sendiri juga tak mau tahu keberatan China ini.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved