Sahabat Rasulullah
Utsman bin Affan, Satu-satunya Sahabat Nabi yang Menikahi Dua Anak Nabi
Dua anak perempuan Nabi itu adalah Ruqayyah dan Ummu Kaltsum. Utsman bin Affan menikahi Ruqayyah pada tahun 2 Hijriah.
Penulis: Deddy Rachmawan | Editor: Deddy Rachmawan
Nabi Muhammad saw menikahkan Utsman bin Affan ra dengan putrinya, yakni Ruqayyah dan Ummu Kaltsum. Oleh sebab itu ia digelari Dzun Nurain atau pemilik dua cahaya.
TRIBUNJAMBI.COM - Sahabat Nabi Utsman bin Affan, Khulafaur Rasyidin ketiga adalah sahabat yang dikenal memiliki banyak keutamaan.
Rasulullah saw bahkan menikahkan dua anak perempuannya dengan Utsman.
Dua anak perempuan Nabi itu adalah Ruqayyah dan Ummu Kaltsum. Utsman menikahi Ruqayyah pada tahun 2 Hijriah.
Sedangkan pernikahan dengan Ummu Kalsum pada tahun 3 Hijriah.
Ruqayyah menderita sakit saat kaum muslimin melakukan perang Badar.
Karena itulah Utsman bin Affan uzur tidak ikut dalam perang Badar.
Namun ia tetap disebut sebagai ahli Badar karena ikut mempersiapkan keperluan kaum muslim.
Tak lama kemudian, Ruqayyah meninggal dunia.
Lalu Rasulullah menikahkan Utsman dengan anaknya yang lain, Ummu Kaltsum.
Oleh sebab itu Utsman bin Affan digelari Dzun Nurain atau pemilik dua cahaya.
Beliaulah satu-satunya orang di muka bumi yang menikahi dua anak seorang Nabi.
Seperti diketahui, sahabat Nabi yang juga menikah dengan putri Nabi Muhammad saw adalah Ali bin Abi Thalib.
Ali yang merupakan Khulafaur Rasyidin keempat menikah dengan Fatimah Az Zahra.
Pernikahan Ali bin Abi Thalib dengan Fatimah terjadi pada tahun 2 Hijriah.
Dari Fatimah ini, Ali memiliki keturunan yang bernama Hasan dan Husein. Penghulu para pemuda di surga.
Utsman bin Affan adalah sahabat Nabi yang merupakan satu dari empat sahabat Khulafaur Rasyidin.
Jasa-jasanya bagi Islam tak perlu diragukan lagi.
Dialah khalifah yang berhasil menghimpun Al-Qur’an. Demikian pula sungguh banyak keutamaan yang beliau miliki.
Utsman menemui ajal karena dibunuh setelah rumahnya dikepung.
Imam Suyuthi dalam Tarikh Khulafa mengatakan pembunuhan Utsman terjadi pada hari Tasyriq pada tahun 35 H.
Baca juga: Parit di Perang Khandak Mencapai 5 Kilometer, Ide Cerdas Sahabat Nabi Salman al Farisi
Baca juga: 65 Sahabat Nabi yang Ditugaskan Menuliskan Wahyu oleh Rasulullah Saw
Baca juga: Kisah Sahabat Nabi, Zaid bin Tsabit Penghafal dan Penghimpun Alquran yang Meminta Ikut Berjihad
Dia dibunuh pada hari Jumat, tanggal 18 Dzulhijjah.
Saat itu usianya 80an tahun. Ada perbedaan pendapat mengenai usia Utsman saat ia syahid dibunuh.
“Dia dikuburkan pada malam Sabtu, antara Maghrib dan Isya' di pemakaman Baqi. Dia adalah orang pertama yang dikuburkan di sana,” tulis Imam Suyuthi.
Memang ada riwayat lain yang menyebutkan, bahwa sahabat Nabi yang menjadi khalifah ketiga ini dibunuh pada hari Rabu.
Banyak riwayat yang menceritakan mengenai keutamaan sahabat Utsman bin Affan.
Satu di antaranya seperti yang disampaikan Imam Suyuthi bahwa Ibnu Asakir meriwayatkan dari Abu Tsaur al-Fahmi.
Abu Tsaur al-Fahmi berkata, Saya masuk menemui Utsman-saat itu dia sedang dikepung-dan dia berkata, "Saya memiliki keutamaan di sisi Tuhanku dengan sepuluh perkara.”
Berikut keutamaan itu:
Saya adalah orang keempat-dari kalangan laki-laki-yang masuk Islam.
Saya telah mempersiapkan bekal pasukan yang sedang mengalami kesulitan (Jaysy al Usrah).
Rasulullah telah menikahkanku dengan putrinya. Ketika yang pertama meninggal dia menikahkanku dengan putrinya yang lain.
Saya tidak pernah menyanyikan lagu-lagu.
Saya tidak pernah mengangan-angankan sesuatu.
Saya tidak pemah memegang kemaluanku dengan tangan kananku sejak saya menyatakan diri sebagai pengikut Rasulullah.
Dan tidaklah hari Jumat datang kecuali saya bebaskan seorang budak, kecuali ada halangan yang membuatku tidak sempat hingga mengharuskan saya membebaskannya setelah hari Jumat.
Saya tidak pemah melakukan perzinaan di zaman jahiliyyah ataupun di masa Islam.
Saya tidak pernah mencuri di masa jahiliyyah ataupun di masa Islam.
Saya telah menghimpun Al-Qur'an sesuai janjiku kepada Rasulullah."
Rasulullah saw bahkan menyebutkan keutamaan Ustman. Rasulullah pernah bersabda bahwa malaikat malu kepada Utsman.