Breaking News:

Kembali Soroti Kebijakan Pemerintahan Jokowi, Fadli Zon: Saya Menganggap Rencana Itu Jahat

Pengenaan PPN lewat Revisi Undang-Undang Kelima Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Warta Kota/Istimewa
Fadli Zon 

TRIBUNJAMBI.COM - Fadli Zon lama tak terdengar, kini dirinya kembali ungkap kritikannya kepada pemerintahan Jokowi.

Terbaru, rencana Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang kenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) ke sembako (sembilan bahan pokok) dan jasa-jasa lain

Dalam hal ini termasuk pendidikan dinilai Fadli Zon sangat jahat.

Pengenaan PPN lewat Revisi Undang-Undang Kelima Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP) itu pun dinilainya sangat miskin imajinasi.

"Saya menganggap rencana itu jahat, karena siapapun yang memiliki gagasan tersebut cukup jelas tidak memiliki empati dan sensitivitas terhadap kesulitan yang tengah dihadapi masyarakat," tegas Anggota DPR RI itu dalam siaran tertulis pada Selasa (15/6/2021)

Pemerintahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) ditegaskannya harus berpikir dalam kerangka bagaimana menyelamatkan perekonomian, bukan hanya bagaimana menyelamatkan keuangan negara.

Kalau perekonomian selamat, maka keuangan negara juga selamat.

Tetapi, hubungan tersebut tak berlaku sebaliknya.

"Kalau yang diselamatkan Pemerintah hanya keuangan negara, bisa-bisa perekonomian kita tambah nyungsep," jelasnya Fadli Zon.

Baca juga: Dikenal Paling Brutal, Inilah Kelompok Lamek Taplo KKB Papua yang Berani Rampok Helikopter TNI AU

Baca juga: Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto Terima Penghargaan Green Leadership dari KLHK

Tiga Alasan PPN Harus Ditolak

Halaman
1234
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved