Breaking News:

Masuki Musim Kemarau, Walhi Jambi Wanti-wanti agar Karhutla Tidak Terjadi

Direktur Eksekutif Walhi Jambi, Abdullah menyoroti kesiapan sarana dan prasarana dalam mencegah terjadinya karhutla di Provinsi Jambi.

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
tribunjambi/hasbi sabirin
Petugas memadamkan api yang membakar lahan kosong di Desa Kasang Pudak. Puluhan Tumbuk Lahan Kosong di Kasang Pudak Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) eksekutif daerah Jambi mewanti-wanti agar semua elemen dapat bekerja sama mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Jambi.

Direktur Eksekutif Walhi Jambi, Abdullah menyoroti kesiapan sarana dan prasarana dalam mencegah terjadinya karhutla di Provinsi Jambi.

"Kita tetap harus mewaspadai kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Karena dalam beberapa waktu terakhir juga dirasakan kondisi cuaca cukup panas dan kualitas udara mulai kurang baik," kata Abdullah, Minggu (13/6/2021) malam.

Informasi yang diperoleh Walhi sejauh ini berdasarkan pantauan satelit, titik api di Provinsi Jambi tercatat masih nol.

Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, beberapa daerah mulai terjadi kebakaran dalam skala kecil.

"Kalau informasinya ada di beberapa daerah, namun skalanya kecil dan bisa diatasi masyarakat," lanjutnya.

Meski begitu, dia tetap mewanti-wanti akan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Hal itu mengingat kondisi musim kemarau di Provinsi Jambi sering kali berpotensi menyebabkan karhutla.

Abdullah menjalaskan, kawasan gambut masih menjadi yang mendapat perhatian khusus, meski kebakaran hutan dan lahan juga tidak menutup kemungkinan terjadi di lahan mineral.

Beberapa di antara yang mesti dipersiapkan untuk mengantisipasi terjadinya karhutla tersebut, kata Abdullah, di antaranya peralatan untuk pemadaman api, baik yang dimiliki pemerintah, instansi, mau pun perusahaan.

Selain itu, perhatian perusahaan yang memiliki kawasan hutan, baik itu konsesi, HPH, mau pun HTI, juga mesti mulai difokuskan untuk mencegah terjadinya karhutla.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved