Berita Internasional
Kapal Perang China Bisa Mudah Ditenggelamkan Taiwan dengan Senjata Rahasia Ini yang Bernama Guojun
Amerika Serikat (AS) menjadi sosok yang disebut bisa membantu dan memberikan suplai senjata utama bagi Taiwan.
TRIBUNJAMBI.COM - Saat ini bisa dikatakan bahwa Taiwan dalam tekanan China.
Bahkan untuk bisa menangkal agresivitas China, Taiwan pun memang memerlukan berbagai senjata.
Amerika Serikat (AS) menjadi sosok yang disebut bisa membantu dan memberikan suplai senjata utama bagi Taiwan.
Semua cabang angkatan bersenjata Taiwan pun disebut mendapat asupan mesin perang dari AS.

Mengutip Janes dan Military Today, tercatat bahwa angkatan darat Taiwan juga memiliki 30 unit helikopter serang AH-64E Guardian seperti milik TNI AD ditambah AH-1W Super Cobra, CH-47 Chinook, OH-58D Kiowa Warrior dan UH-60 Blackhawk, komplit sekali lebih banyak dari milik Puspenerbad TNI AD.
Untuk Angkatan Laut, Taiwan juga punya 4 buah kapal Destroyer Kee Lung Class lungsuran Kidd Class US Navy.
Kapal Fregat pun sebanyak 24 unit terdiri dari Cheng Kung Class lungsuran Oliver Hazard Perry Class US Navy, Chi Yang Class bekas pakai US Navy dari Knox Class dan yang paling canggih yakni fregat Stealth La Fayette Kang Ding Class yang baru dibeli dari Prancis.
Masih ada pula kapal penyapu ranjau, Korvet dan lainnya ditambah satuan udara AL Taiwan yakni pesawat intai P-3C Orion dan EP-3E Orion hingga helikopter anti kapal selam canggih S-70C Thunderhawk.
Untuk Angkatan Udara, Taiwan pun turut mengandalkan 180 buah F-16 Fighting Falcon, F-5, hingga Mirage 2000.
Tapi tunggu dulu, dengan asistensi Amerika Taiwan mampu membuat sendiri jet tempur produksi dalam negeri yakni AIDC F-CK-1.
Untuk kartu as, Taiwan pun mengandalkan Howitzer berkaliber raksasa (240mm) yang diberi nama Guojun.
Baca juga: Taiwan Dalam Ancaman China, Tiongkok Sebar Poster Bergambar Serangan Mengerikan Beijing
Baca juga: Kapal Induk Terbaru China Makin Garang dengan Munculnya Pesawat Siluman FC-31 Nongkrong di Dek Kapal
Baca juga: Permintaan dari China dan Negara Asia Tinggi, Harga CPO dan Inti Sawit Jambi Turun

Guojun juga pernah membuktikan eksistensinya jika China harus sangat waspada terhadapnya.
Pada tahun 1958, Guojun pun juga pernah membabi buta melibas militer China yang hendak menyerbu Taiwan.
Saat itu pasukan China dan Taiwan pun bentrok di Pulau Dongding dan sekitarnya.
Guojun juga memuntahkan pelurunya untuk menghalau kapal-kapal perang pendukung pendaratan amphibi pasukan China di pulau tersebut.
Tembakan meriam raksasa ini juga nyatanya ampuh melawan tentara China dan terjadi duel artileri hingga memaksa tentara Tirai Bambu mundur.
Hingga saat ini Guojun pun masih dioperasikan oleh tentara Taiwan untuk menangkal serangan China.
(Seto Aji/Sosok.ID)
Baca juga: Perbedaan Serangan Jantung dan Stroke, Nyeri Dada Menjalar ke Lengan Kiri untuk Serangan Jantung
Baca juga: Gejala Awal Stroke Ringan - Kurang Bisa Seimbang, Kesemutan, Bingung Tanpa Sebab
Baca juga: Sampai Tengah Malam Belum Pulang, Prayit Ditemukan Tewas di Sawah Kesetrum Jebakan Tikus
SUMBER: SOSOK.ID