China Bisa Buat Jepang Bertekuk Lutut dengan Cara Ini, Negeri Sakura Kini Mulai Kelabakan

China mengenakan tarif tinggi pada beberapa produk baja tahan karat yang digunakan Jepang untuk produksi mobil dan kapal.

Editor: Teguh Suprayitno
Via twitter
Sama-sama Diintimidasi China, Jepang dan India sedang Buru Kapal Selam Tiongkok di Samudra India 

China Bisa Lumpuhkan Jepang dengan Cara Ini, Tanpa Perlu Senjata Perang

TRIBUNJAMBI.COM - China mengenakan tarif tinggi pada beberapa produk baja tahan karat yang digunakan Jepang untuk produksi mobil dan kapal.

Jepang pun bereaksi dengan mengajukan gugatan ke WTO (Organisasi Perdagangan Dunia). 

"Pengenaan tarif tinggi itu jelas melanggar aturan perdagangan internasional," kata Menteri Ekonomi Perdagangan dan Industri Jepang, Hiroshi Kajiyama, Jumat (11/6/2021).

Pemerintah China telah menambahkan tarif hingga 29 persen pada beberapa produk baja tahan karat Jepang yang digunakan dalam berbagai produk seperti mobil dan kapal sejak Juli.

Terkait langkah ini, pihak China menyebut produk Jepang dijual dengan harga murah yang tidak masuk akal, sehingga mempengaruhi industri dalam negeri.

Baca juga: Megawati Heran Bilang Prabowo Sahabatnya Malah Jadi Viral: Saya Suka Pusing Lho!

Baca juga: Prabowo Borong Kapal Perang Italia Rp 72 Triliun, Kecanggihannya Buat AS Ikut Kepincut

Namun, pemerintah Jepang tidak bersaing dengan produk buatan Jepang dengan harga tinggi, dan pihak China secara kolektif mengesahkan beberapa produk dengan kinerja dan kegunaan yang berbeda sebagai produk yang sama.

"Hal itu jelas sebagai tindakan yang tidak adil," katanya.

Untuk itu, pemerintah Jepang telah mengajukan gugatan ke WTO pada tanggal 11 Juni kemarin karena China melanggar aturan perdagangan internasional dengan mengenakan tarif tinggi.

Penambahan tarif telah mengakibatkan berkurangnya penjualan perusahaan-perusahaan Jepang sekitar 5,6 miliar yen per tahun, dan Pemerintah Jepang bermaksud untuk melakukan koreksi terhadap terwujudnya lingkungan persaingan yang sehat melalui tanggapan ini.

Pengunjung melihat mobil-mobil yang dipamerkan pada pembukaan IIMS Hybrid 2021 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (15/4/2021). Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 yang berlangsung pada 15-25 April itu digelar secara daring (online) dan kunjungan langsung dengan pembatasan kapasitas dan penerapan protokol kesehatan Covid-19.
Pengunjung melihat mobil-mobil yang dipamerkan pada pembukaan IIMS Hybrid 2021 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (15/4/2021). Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 yang berlangsung pada 15-25 April itu digelar secara daring (online) dan kunjungan langsung dengan pembatasan kapasitas dan penerapan protokol kesehatan Covid-19. (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Sejak Juli 2019, China mengatakan bahwa produk stainless steel yang diimpor dari Jepang, Korea Selatan, Indonesia dan Uni Eropa telah jatuh di bawah harga jual domestik, menyebabkan kerusakan pada industri di China.

China telah mengenakan pajak dumping.

Sementara itu beasiswa dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul China Kenakan Tarif Tinggi Beberapa Produk Baja Tahan Karat, Jepang Ajukan Gugatan ke WTO.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved