Breaking News:

Kebakaran Hebat di Mendahara

VIDEO Lihat Langgar yang Masih Berdiri Kokoh Meski Dikepung Lautan Api Mendahara

Kebakaran dahsyat yang menghanguskan ratusan rumah penduduk Mendahara Tengah tersebut, tidak hanya menyisakan duka pilu bagi korban

TRIBUNJAMBI. COM, MUARA SABAK - Pascakebakaran hebat di Desa Menteng Kecamatan Mendahara, selain menghanguskan Ratusan Rumah padat penduduk terdapat kisah menarik dari sebuah masjid yang tetap berdiri kokoh meski dikepung lautan api. Selasa (8/6)

Kebakaran dahsyat yang menghanguskan ratusan rumah penduduk Mendahara Tengah tersebut, tidak hanya menyisakan duka pilu bagi korban yang terdampak.

Namun juga menyisakan cerita mendalam yang sarat akan pesan religius dan tidak terlepas dari kuasa Tuhan. Pasalnya di tengah ratusan rumah yang hangus terbakar akibat jilatan api yang membuat desa menteng seketika seperti lautan api. Sebuah Langgar tetap berdiri kokoh nyaris tidak tersentuh jilatan api.

Langgar tersebut diketahui bernama At-Taqwa, yang merupakan langgar aktif yang kerap digunakan warga sekitar untuk menjalankan shalat 5 waktu.

Meski langgar tersebut sudah terbilang permanen namun tidak menutup kemungkinan juga dapat terbakar, hanya pada bagian menara saja yang tersentuh api.

Dikatakan Sakok (41) satu dari warga sekitar menuturkan, saat kejadian kebakaran masjid tersebut terkepung api cukup besar hampir dari setiap sisi langgar tersebut. Hanya saja setelah kobaran api mendekati Langgar tersebut api seketika padam.

"Hanya menaranya saja yang terkena api, sementara untuk bangunan langgar tidak tersentuh api. Kalo bangunan sekitarnya ludes semua termasuk rumah batu, " ujarnya menjelaskan

Hingga saat ini jumlah rumah yang mengalami kerusakan berjumlah 121 rumah dengan Juah rumah terbakar 109 unit dan 12 rumah diantaranya terpaksa dirobohkan. Untuk korban jiwa hingga saat ini belum tercatat. (usn).

SUMBER: pasca-kebakaran-di-menteng-sebuah-masjid-masih-berdiri-kokoh-meski-sempat-dikepung-lautan-api

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved