Berita Tanjabtim
Kartu Kendali Gas di Tanjabtim Belum Berjalan, Ini Penyebabnya
Proses pendataan penerima gas bersubsidi dengan sasaran warga yang kurang mampu tersebut sudah masuk dalam tahap verifikasi data. dari 11 Kecamatan ba
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Belum berjalannya program kartu kendali gas LPG 3 kg di Kabupaten Tanjabtim, Dinas Perdagangan sebut masih banyak Kecamatan belum menyerahkan data warganya.
Proses pendataan penerima gas bersubsidi dengan sasaran warga yang kurang mampu tersebut sudah masuk dalam tahap verifikasi data. dari 11 Kecamatan baru terdapat Tiga Kecamatan yang sudah selesai.
"Baru ada Tiga kecamatan yang sudah ada datanya, Tiga Kecamatan tersebut menjadi pilot projek Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tanjabtim pada tahun 2021 ini, yakni Kecamatan Berbak, Sadu dan Muara Sabak Barat," ujar Kabid Perdagangan Disperindag Tanjabtim Rinaldi, Rabu (9/6/2021).
Tiga kecamatan tersebut telah mengirimkan data ke Disperindag untuk dilakukan verifikasi. Namun saat ini yang telah selesai diverifikasi adalah Kecamatan Berbak, dan Disperindag telah mengirimkan kembali ke Kecamatan Berbak data yang telah diverifikasi.
"Kita tinggal menunggu jawaban dari pihak Kecamatan Berbak, apakah data yang telah kami verifikasi benar atau salah, dan apakah masih ada nama warga penerima gas bersubsidi yang belum masuk," jelasnya
Kemudian, yang saat ini masih proses verifikasi data yakni Kecamatan Sadu dan Muara Sabak Barat. Namun untuk Kecamatan Sadu, masih ada Satu desa yang belum sama sekali mengirimkan data penerima gas bersubsidi ke Disperindag Tanjabtim.
"Data yang belum masuk dari Sadu itu tinggal Desa Sungai Benuh. Jadi untuk Sadu kita masih menunggu Satu desa lagi baru kita kirim kembali data tersebut," sebutnya.
"Ada beberapa kriteria dalam melakukan pendataan untuk kartu kendali gas tersebut, seperti jumlah masyarakat miskin, jumlah UKM dan IKM per kecamatan," pungkasnya.
Baca juga: Pelajar SMA Jambi Ini Bikin Geger Bandara, Bawa Tas Isi Uang Rp20 Juta untuk Temui Pacar di Jakarta
Baca juga: Harga BTS Meal di McDonald’s Mulai Rp 40 Ribuan, Berisi Nuget hingga Cola
Baca juga: Kejari Merangin Vaksinasi Lansia Secara Massal, Ditarget 50 Orang