Breaking News:

Harga Tahu Naik Lagi, Kacang Kedelai Impor Bergerak ke Rp10.700 per Kilogram

Pertengahan tahun 2021 kacang kedelai alami kenaikan lagi, sehingga membuat harga tahu dan tempe juga ikut naik.

Penulis: Vira Ramadhani
Editor: Fifi Suryani
Tribunjambi/Monang
Produsen Tahu Tempe di Kota Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pertengahan tahun 2021 kacang kedelai alami kenaikan lagi, sehingga membuat harga tahu dan tempe juga ikut naik.

Hal itu diketahui dari hasil monitoring Disperindag Provinsi Jambi terkait harga rata-rata kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Induk Angso Duo, Pasar Rakyat Simpang Pulai dan Pasar Rakyat Talang Banjar Kota Jambi.

Kacang kedelai impor mengalami kenaikan harga dari Rp10.200 menjadi Rp10.700 per kilogram atau naik sebesar Rp500.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi, melalui Sekretaris Kemas Muhammad Fuad dalam keterangan tertulis menyampaikan, kenaikan harga kacang kedelai ini disebabkan berkurangnya pasokan kedelai impor.

Sementara itu, kenaikan harga kacang kedelai ini belum memengaruhi harga tahu dan tempe.

Pedagang tahu di Pasar Angso Duo, Uni mengatakan, beberapa hari ini harga tahu sudah alami kenaikan.

“Iya harga tahu yang saya jual beberapa hari yang lalu sudah naik yang biasanya 10 tahu Rp6.000, sekarang menjadi Rp7.000,” katanya di Pasar Angso Duo Jambi, Minggu (6/6).

Dikatakannya, untuk penjualan tidak terlalu berdampak karena harga hanya naik sedikit dan masih dalam jangkauan masyarakat.

“Kalau tempe harga tempe tidak naik. Mungkin produsen tempe mengurangi ukuran tempenya atau bahan kacang kedelainya dikurangin dari biasanya,” tambahnya.

Sementara itu, Emi pembeli tahu yang juga berjualan di rumah menyayangkan kenaikan harga tersebut.

“Iya kalau harga naik, untuk penjualan saya di rumah pasti menurun. Saya biasa beli 70 tahu sekarang hanya 40 sampai 50 tahu saja,” pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved