Breaking News:

Berita Internasional

AS Ogah Lihat China Berkuasa, Joe Biden Ajak Sekutu Lindungi Negara-negara Pasifik dari Tiongkok

Amerika Serikat bak ogah lihat China semakin semena-mena berkuasa dengan klaim sepihak di wilayah lainnya.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
kolase/tribunjambi.com
Joe Biden 

TRIBUNJAMBI.COM, WASHINGTON - Amerika Serikat bak ogah lihat China semakin semena-mena berkuasa dengan klaim sepihak di wilayah lainnya.

Bahkan Amerika Serikat juga berinisiatif ingin melindungi negara-negara kepulauan Pasifik dari "gangguan" China.

Amerika Serikat juga berencana untuk bekerja sama dengan sekutunya, seperti Jepang, Selandia Baru, dan Australia.

Sebagai fokus utama, AS dan sekutunya itu turut membantu negara-negara Pasifik untuk membangun kembali Forum Kepulauan Pasifik yang kini mulai kehilangan kekuatan setelah ditinggal lima anggotanya bulan Februari lalu.

Pada hari Selasa (9/6), koordinator Gedung Putih untuk urusan Indo-Pasifik Kurt Campbell, mengatakan AS ingin bekerja dengan negara lain untuk menyelenggarakan kembali forum tersebut.

ILUSTRASI - Jet tempur Amerika Serikat
ILUSTRASI - Jet tempur Amerika Serikat (defenseindustrydaily)

"Mereka adalah pulau-pulau di mana kita (AS) memiliki kepentingan moral dan strategis sejarah yang sangat besar, dan kemudian terkadang kita lupa itu," kata Campbell, seperti dilansir Reuters.

Hadir pula dalam diskusi yang diadakan lembaga think thank Center for a New American Security, Campbell turut menyoroti sejumlah masalah, seperti halnya minimnya peran negara-negara Pasifik di PBB, tantangan kesehatan yang dihadapi, masalah perubahan iklim, peran militer, hingga perikanan.

"Satu hal yang ingin kami lakukan dalam waktu dekat adalah bekerja sama dengan sekutu seperti Australia, Selandia Baru, Jepang, dan lainnya, bertemu dengan negara-negara kepulauan Pasifik untuk membicarakan tujuan bersama," sambung Campbell.

Saat ini sebagian besar negara Pasifik pun menghadapi hambatan ekonomi yang makin parah karena ketergantungan mereka yang besar pada pariwisata internasional, sebuah industri yang tiba-tiba tutup tahun lalu karena pandemi virus corona.

Baca juga: Kapal Perang Kecil China Lintasi Wilayah Perairan Sulawesi Usai Selesaikan Latihan Militer

Baca juga: TERKUAK Alasan China Kirim Kapal Kecil Kala Latihan Perang dengan Indonesia di Laut Sulawesi

Baca juga: Tetangga Indonesia Ini Sudah Jadi Korban Gegara China Makin Seenak Jidat Masuki Wilayah Negara Lain

Perpecahan di Forum Kepulauan Pasifik

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved