Breaking News:

Kebakaran Hebat di Mendahara

123 Rumah di 3 RT Menjadi Puing Usai Dihantam Amukan Si Jago Merah Selasa Pagi

Dijelaskan Kapolres, tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut. Namun ada Tiga orang yang mengalami

Tribunjambi/Abdullah usman
123 Rumah Di 3 Rt Menjadi Puing Usai Dihantam Amukan Si Jago Merah Selasa Pagi 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Total 123 unit rumah warga yang berada di Tiga Rt Desa Menteng Kecamatan Mendahara ludes dilahap si jago merah, akibat kebakaran dahsyat yang terjadi lebih kurang selama 4 jam. Selasa (8/6)

Berdasarkan data rincian korban kebakaran yang terhimpun pihak Kecamatan, diketahui ratusan rumah warga yang terbakar tersebut berada di Jalan Makmur RT 07 Dusun Makmur ada sebanyak 61 rumah dan 63 KK. 

Kemudian di Jalan Arifin RT 10 Dusun Arifin sebanyak 61 rumah dan 41 KK.  Selanjutnya di Jalan Teladan RT 12 Dusun Teladan sebanyak 13 rumah dan 12 KK, total 116 KK yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Dari 123 rumah warga yang menjadi korban, 14 diantaranya terpaksa dirobohkan guna memutus kobaran api agar tidak menyebar luas. Sementara, dalam insiden tersebut terdapat Tiga orang yang mengalami luka bakar.

Salah satu korban kebakaran, Sakok saat diwawancarai menceritakan, bahwa pertama kali Dirinya mengetahui kebakaran setelah shalat subuh. Saat itu Dirinya melihat rumah pertama titik api sudah separuh yang terbakar. 

Karena kondisi angin dan banyak bangunan yang sudah tua dimakan usia, jadi api cepat menyebar dan melahap rumah warga yang lainnya.

"Meski rumah orang tua saya ikut terbakar, Alhamdulillahnya untuk barang-barang rumah ada yang terbakar dan ada juga yang selamat, seperti perhiasan dan berharga lainnya selamat," sebutnya.

Terpisah, Kapolres Tanjabtim, AKBP Deden Nurhidayatullah saat diwawancarai di posko pengungsian mengatakan, bahwa menurut informasi para saksi, titik awal api berasal dari rumah atas nama H. Karim. Namun pihaknya masih mendalami untuk proses penyelidikan lebih lanjut. 

"Kemudian api menyebar dan menyebabkan sebanyak 109 rumah yang terbakar, dan 14 rumah yang diroboh untuk data sementara," katanya.

Dijelaskan Kapolres, tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut. Namun ada Tiga orang yang mengalami luka bakar, dan saat ini sudah mendapat perawatan dari tenaga kesehatan Puskesmas. Selain itu, juga ada sejumlah kendaraan masyarakat yang terbakar, seperti pompong air dan sepeda motor.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjabtim, M. Jakfar melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Indra S Gunawan saat ditanyai menuturkan, bahwa untuk kerugian akibat musibah kebakaran saat ini masih dihitung. Namun untuk perkiraan sementara mencapai milyaran rupiah. 

"Belum tahu lagi bang, sekarang masih dihitung, karena dari data yang ada kemungkinan akan bertambah lagi jumlah rumah korban yang dirobohkan. Tapi kalau untuk perkiraan sementara sekitar milyaran rupiah," pungkasnya. (usn)

Baca juga: Muarojambi Siaga Karhutla, Bupati Masnah Perintahkan BPBD Muarojambi Patroli Wilayah Rawan Karhutla

Baca juga: Arya Saloka Cuek Dilihat Tetangga Kompleknya, Sikap Pemeran Aldebaran Sepulang Syuting Disorot

Baca juga: Harga Karet dan Kelapa Sawit di Jambi Selasa (8/6), Karet Rp 12 Ribu per Kg, Sawit Rp 1.900 per Kg

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved