Kebakaran di Mendahara
110 Rumah Kebakaran di Tanjab Timur Jambi, 11 Rumah Dirobohkan
total rumah yang kebakaran 121 unit, dengan rincian 110 rumah hangus dan 11 rumah dirobohkan untuk mencegah api merambat ke bangunan lainnya.
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Kebakaran melanda Dusun Makmur dan Arufin. Desa Mendahara Tengah, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, pada Selasa 8 Juni 2021
Informasi dari Kepala Desa Mendahara Tengah, rumah yang terbakar dalam peristiwa tragis kali ini mencapai 120 unit.
Sementara jumlah korban jiwa akibat kebakaran ini belum bisa dipastikan, termasuk jumlah warga yang harus tidur di tempat penampungan sementara.
Lokasi kebakaran merupakan wilayah padat penduduk, yang berada di tepi laut.
Masyarakat sekitar dominan berprofesi sebagai nelayan.
Sementara rumah yang mereka tempati, yang terbakar hari ini, didominasi rumah semi permanen.
Kobaran api yang membakar Desa Menteng Kecamatan Mendahara diperkirakan terjadi mulai pukul 05.30 WIB.
Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 08.30 WIB dengan cara manual oleh masyarakat sekitar.
Camat Mendahara Amri Jauhardi mengatakan, kobaran api telah berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.30 wib setelah tim pemadam kebakaran dari Kecamatan yang dibantu warga sekitar berjibaku memadamkan api.
"Kalau dari informasi sementara, ada 100 lebih bangunan warga yang terbakar," katanya.
Sementara penyebab dan asal mula api belum diketahui.
"Masih dalam penyelidikan pihak berwajib," ujarnya
Baca juga: Prakiraan Cuaca untuk Besok dari BMKG, 11 Wilayah Diprediksi Mengalami Hujan Lebat
Baca juga: Wisata Kuliner Jambi, Cobain Nasi Goreng Eropa di Warung Ai Ini Spesial Tanpa Kecap
Dikutip dari Kompas.com total rumah yang kebakaran 121 unit, dengan rincian 110 rumah hangus dan 11 rumah dirobohkan untuk mencegah api merambat ke bangunan lainnya.
Dia mengatakan petugas Damkar sedang melakukan pendinginan di lokasi kebakaran tersebut.
Hal ini untuk menghindari adanya titik api yang dikhawatirkan dapat menimbulkan bahaya.
"Kami belum tahu apakah ada korban jiwa dalam musibah ini. Insya Allah tidak ada korban jiwa dalam musibah ini," pungkasnya.
Sementara bupati setempat dalam perjalanan ke lokasi kebakaran.
Untuk mencapai lokasi ini harus lebih dahulu menggunakan jalur darat, dilanjutkan dengan perjalanan dengan menggunakan angkutan air.
Warna yang menjadi korban kebakaran dievakuasi ke Masjid Agung Nurul Hidayah dan Posko di MTS Subulusalam.
Kondisi korban baru mendapatkan bantuan seadanya dari warga setempat dan pemerintah.
Tentu korban lebih membutuhkan bantuan-bantuan lain, seperti makanan dan obat-obatan dari masyarakat yang lebih luas.
( Tribunjambi.com/ Abdullah Usman)
Baca juga: Pengguna Perumahan Guru di Kota Jambi yang Tak Miliki Hak Pakai Dapat Surat Peringatan
Baca juga: Rekam Jejak Soeharto, Jadi Presiden RI Kedua Sejak 1967-1998, Alasan Jadi Bapak Pembangunan Nasional
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/kebakaran-di-desa-mendahara-tengah.jpg)