Breaking News:

Ditangkap di Tengah Hutan, Tiga Orang Ini Kini Terancam 5 Tahun Penjara dan Denda Rp 5,2 Miliar

Tiga warga Sungai Gelam, Muarojambi ditangkap di tengah hutan dan kini terancam 5 tahun penjara dan denda Rp 5,2 miliar.

Tribunjambi/Aryo Tondang
Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Sigit Dany Setiyono saat press rilis kasus Illegal Logging 

Ditangkap di Tengah Hutan, Tiga Orang Ini Kini Terancam 5 Tahun Penjara dan Denda Rp 5,2 Miliar

TRIBUNJAMBI.COM - Tiga warga Sungai Gelam, Muarojambi ditangkap di tengah hutan dan kini terancam 5 tahun penjara dan denda Rp 5,2 miliar.

Apa salahnya?

Ketiganya yakni Latif (42), Madin (25) dan Iin (27) warga Desa Sama Rasa, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.

Mereka diringkus tim gabungan TNI-Polri, Gakkum LHK, Dinas Kehutanan, saat melakukan aktivitas ilegal di wilayah konsesi HPH PT Putraduta Indah Wood, Rabu (2/6/2021) lalu.

Akibat perbuatan ilegalnya itu ketiganya kini terancam 5 tahun penjara, dan denda maksimal Rp 5,2 miliar.

Polisi menjeratnya dengan pasal 37 angka 12, Undang-undang nomor 11 Tahun 2020 tentang cipta kerja perubahan atas pasal 82 undang-undang nomor 18 Tahun 2013, tentang pencegahan dan pemberantasan dan pengerusakan hutan.

Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Sigit Dany Setiyono mengungkapkan, ketiganya memang mengandalkan aktivitas iillegal logging, sebagi penghasilan utama sehari-hari.

Baca juga: Tiga Warga Sungai Gelam Ditangkap Polisi di Tengah Hutan, Ketangkap Basah Lakukan Illegal Logging

Baca juga: 820 Orang Positif Corona, Satgas Covid-19 Tanjabbar Sebut Akan Bertambah 20 Orang Lagi Hari Ini

Baca juga: Merasa Dibohongi, Puluhan Warga Perumnas Griya Sungai Duren Indah Tuntut Developer

Penyidikan sementara, katanya, para pelaku sudah berulangkali menjalankan kegiatan yang melanggar hukum tersebut.

"Ini untuk pertama kali mereka ditangkap, namun, sebelumnya mereka sudah sering melakukan kegiatan ini," kata Sigit, Senin (7/6/2021) sore.

Halaman
12
Penulis: Aryo Tondang
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved