Breaking News:

Sahabat Rasulullah

Umair bin Saad, Sahabat Nabi yang Selalu di Depan Saat Salat Berjemaah dan Peperangan

Rasulullah pernah memegang telinga Umair bin Saad dan bersabda di dekatnya. Peristiwa ini kelak akan menjadi asbabun nuzul atau turunnya turun ayat

Penulis: Deddy Rachmawan | Editor: Deddy Rachmawan
Pinterest.com
Ilustrasi Sholawat dan Doa 

Dalam riwayat dikisahkan bahwa Umair bin Saad selalu berada di barisan terdepan dalam dua keadaan, yakni salat berjemaah dan peperangan.

TRIBUNJAMBI.COM  -  Rasulullah pernah memegang telinga Umair bin Saad dan bersabda di dekatnya. Dialah sahabat Nabi yang selalu di barisan terdepan dalam dua keadaan, yakni salat berjemaah dan peperangan.

Peristiwa ini kelak akan menjadi asbabun nuzul atau turunnya turun ayat 74 dari surah At Taubah.

Diriwayatkan ketika itu kerabat Umair bin Saad yakni Jullas bin Suwait bin Shamit menghina Rasulullah.

Di situlah Umair bin Saad membuktikan keislamannya.

Lalu keluarlah kalimat dari Umair yang kemudian dipuji oleh Rasulullah.

“Wahai Jullas, demi Allah, sesungguhnya engkau adalah orang yang paling aku cintai, orang yang paling baik di sisiku dan paling tidak aku sukai jika engkau mengalami sesuatu yang tidak kau sukai. Akan tetapi engkau telah mengucapkan suatu kalimat yang andai disebarkan pastilah hal itu akan menyakitimu dan jika aku diamkan rusaklah agamaku. Sungguh hak agama itu lebih layak untuk dipenuhi dan aku harus menyampaikan yang kau katakan itu kepada Rasulullah.” Ujarnya.

Dari peristiwa inilah kemudian turun ayat 74 dari surah At Taubah.

Akhirnya Jullas bertobat dan mengakui salah. Ia kemudian menjadi muslim yang baik.

Dan dari sinilah kemudian Nabi Muhammad saw memegang telinga Umair bin Saad.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved