Breaking News:

Pengakuan Mengejutkan Mahfud MD: Sekarang Korupsi Itu Lebih Gila dari Zaman Orde Baru

Kasus korupsi yang terjadi di Indonesia menjadi masalah serius yang sulit ditangani hingga saat ini.

tribunnews.com
Menkopolhukam Mahfud MD. 

Pengakuan Mengejutkan Mahfud MD: Sekarang Korupsi Itu Lebih Gila dari Zaman Orde Baru

TRIBUNJAMBI.COM - Kasus korupsi yang terjadi di Indonesia menjadi masalah serius yang sulit ditangani hingga saat ini.

Bahkan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyebut, korupsi yang terjadi saat ini jauh lebih buruk jika dibandingkan masa Orde Baru.

Menurut Mahfud MD, hal tersebut bukan merujuk kepada jumlah korupsinya, melainkan kondisi korupsi yang semakin meluas.

"Korupsi sekarang semakin meluas. Lebih meluas dari zaman Orde Baru. Saya katakan, saya tidak akan meralat pernyataan itu. Kenyatannya saja, sekarang, hari ini korupsi itu jauh lebih gila dari zaman Orde Baru. Saya tidak katakan semakin besar atau apa jumlahnya. Tapi meluas," katanya dalam dialog dengan Rektor UGM dan pimpinan PTN/PTS seluruh Yogyakarta yang ditayangkab YouTube Universitas Gadjah Mada, Sabtu (5/6/2021).

Baca juga: Kata LBH Jakarta Setelah Kabareskrim Tolak Laporan ICW Soal Dugaan Gratifikasi Ketua KPK

Baca juga: Nasib 75 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Sudah Jelas Setelah Terima E-Mail dari KPK

Baca juga: Laporan ICW Ditolak, Polri Tak Mau Ikut Campur Kisruh KPK, Kabareskrim: Mohon Jangan Tarik-tarik

 

 

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu lantas menjelaskan, pada masa Orde Baru, pemerintahan Presiden Soeharto sarat dengan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Kondisi tersebut terjadi sangat masif. Namun, Mahfud menggarisbawahi bahwa pada saat itu tidak ada anggota DPR, pejabat maupun aparat penegak hukum yang melakukan korupsi.

"Bapak ingat tidak dulu, tidak ada korupsi dilakukan oleh DPR, hakim tidak berani korupsi, gubernur, pemda, bupati tidak berani," kata Mahfud.

"Dulu korupsinya terkoordinasi. Di dalam desertasi saya pada 1993 (mengungkap) pemerintah membangun jaringan korporatisme sehingga semua institusi dibuat organisasi," jelasnya.

Dalam organisasi itu nantinya dibagi siapa yang menjadi pimpinan lalu memperoleh proyek dan sebagainya.

Menkopolhukam Mahfud MD sebut kasus korupsi saat ini lebih gila dibanding zaman Orde Baru.
Menkopolhukam Mahfud MD sebut kasus korupsi saat ini lebih gila dibanding zaman Orde Baru. (KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)

Dari kondisi itu, kata Mahfud, dapat disimpulkan bahwa korupsi di masa Orde Baru dilakukan secara terkoordinasi.

Kondisi itu menurutnya jauh berbeda dengan kondisi saat ini di mana korupsi dilakukan secara individu.

"Sekarang bapak lihat ke DPR, korupsi sendiri, MA korupsi sendiri, MK hakimnya korupsi, kepala daerah, DPRD ini semua korupsi sendiri-sendiri," ungkap Mahfud.

"Karena apa? Atas nama demokrasi. Sesudah demokrasi maka bebas melakukan apa saja. Pemerintah tidak boleh ikut campur. Jadi demokrasinya (juga) semakin meluas," tambahnya.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved