Breaking News:

Dinas PU dan Pera Terkendala DAK, Dedy: Realisasi Pembangunan Masih Tergolong Kecil

Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang Kabupaten Sarolangun mengaku saat ini sedang terkendala Dana Alokasi Khusus (DAK) yang belum tersedia.

TRIBUNJAMBI/RIFANI HALIM
Dedi Hendri, Asisten ll Bidang Ekonomi Pembangunan Pemerintah Kabupaten Sarolangun 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang Kabupaten Sarolangun mengaku saat ini sedang terkendala Dana Alokasi Khusus (DAK) yang belum tersedia.

Plt Kadis PU dan Pera Sarolangun, Dedy Hendri menyebutkan, DAK yang belum tersedia saat ini jumlahnya untuk Kabupaten Sarolangun mencapai Rp2,3 miliar.

Tersendatnya DAK membuat pembangunan atau realisasinya masih tergolong kecil.

"Untuk persentasenya 10 sampai 20 persen. Itu fisiknya," kata kata Dedy, Rabu (2/6).

Namun saat ini, dikatakan Dedy Hendri, proses lelang yang terjadi sudah hampir seluruhnya saat ini sudah selesai dilelang.

"Untuk kegiatan yang ada pada tahun ini ada 21 kegiatan," katanya.

Dia mengatakan, untuk mempercepat pembangunan pengerjaan yang sudah dilelang, pihaknya sudah meminta kepada pihak rekanan untuk segera melakukan pengerjaan, terlebih saat ini juga sudah memasuki musim panas. Hal itu dinilai cocok untuk melakukan pengerjaan.

Saat ini kegiatan yang sudah selesai dilakukan pembangunan jalan, kata Dedy Hendri yakni di jalan tempat pembuangan akhir yang berbeda di Kecamatan Pelawan.

"Seratus persen udah selesai di TPA, boleh dicek. Untuk panjang mencapai 1,2 kilometer," katanya.

Penulis: Rifani Halim
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved