Breaking News:

Berita Bisnis

April 2021 Nilai Ekspor Jambi Turun Sebesar 11,25 Persen

Wahyudin, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi menyampaikan, Penyebab utama turunnya nilai ekspor Provinsi Jambi bulan April 2021

tribunjambi/vira ramadhani
Wahyudin, Kepala BPS Provinsi Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Nilai ekspor asal Provinsi Jambi pada bulan April 2021 turun 11,25 persen dibanding bulan Maret 2021, yaitu dari US$ 183,21 juta menjadi US$ 162,61 juta.

Wahyudin, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi menyampaikan, Penyebab utama turunnya nilai ekspor Provinsi Jambi bulan April 2021 adalah turunnya ekspor pada komoditi pinang, komoditi kopi, teh, dan rempah, komoditi minyak nabati, komoditi karet dan olahannya, komoditi kayu lapis dan olahan lainnya, komoditi pulp dan kertas, komoditi migas, serta komoditi batubara.

“Nilai ekspor sampai bulan April 2021 yaitu sebesar US$ 673,52 juta, lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2020, yaitu naik sebesar 0,51 persen,” jelasnya saat menyampaikan Rillis Berita Resmi Statistik, beberapa waktu yang lalu.

Sementara itu, Kontribusi terbesar terhadap total ekspor di Jambi adalah ekspor kelompok Pertambangan yaitu sebesar 50,20 persen, diikuti Kelompok Industri sebesar 38,77 persen, dan Kelompok Pertanian sebesar 11,03 persen.

“Bila dirinci menurut komoditi, Kelompok Industri didominasi oleh karet dan olahannya yang memberikan kontribusi mencapai 25,84 persen,” jelasnya.

“Penyumbang kontribusi terbesar dari Kelompok Pertambangan yaitu minyak dan gas yang mencapai 48,48 persen. Sedangkan dari Kelompok Pertanian, komoditi pinang memiliki sumbangan 8,84 persen,” tambahnya.

Lalu, dikatakan Wahyudin Secara umum nilai ekspor asal Provinsi Jambi pada Bulan April 2021 ke beberapa negara utama mengalami penurunan.

“Ekspor Jambi yang mengalami penurunan adalah ke Singapura, Malaysia, Thailand, Inggris, Jepang, Amerika Serikat, dan Korea Selatan,” ungkapnya.

“Sedangkan pergerakan naiknya nilai ekspor dapat diamati ke negara Jerman, Cina, India, Australia, dan Taiwan,” lanjutnya.

Sementara itu, Wahyudin menyampaikan Jumlah ekspor ke tiga negara utama mencapai 67,73 persen dari total ekspor.

“Ekspor terbesar adalah ke negara Singapura sebesar 50,43 persen dengan komoditi utama yaitu komoditi migas, komoditi pinang, serta komoditi kopi, teh, dan rempah,” ujarnya.

Selanjutnya adalah ekspor ke Jepang sebesar 10,42 persen dengan komoditi utama adalah komoditi karet dan olahannya, komoditi minyak nabati, serta komoditi kayu lapis. Sedangkan komoditi terbesar yang diekspor ke Thailand adalah komoditi pinang serta komoditi pulp dan kertas.

“Total ekspor asal Jambi sampai dengan Bulan April 2021 yang melalui pelabuhan di Jambi sebesar 40,23 persen dan yang melalui pelabuhan luar Jambi sebesar 59,77 persen,” pungkasnya. (Tribunjambi/Vira Ramadhani)

Baca juga: Awal Juni Ini Dinkes Targetkan 9.000 Dosis Vaksin Sinovac Dilakukan Secara Massal di Batanghari

Baca juga: Wako AJB Minta SKPD Wujudkan Pelayanan Publik Optimal

Baca juga: Sepasang Suami Isteri Tersangka Pembunuh Tigor Nainggolan, Terancam Hukuman Mati atau Seumur Hidup

Penulis: Vira Ramadhani
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved