Breaking News:

Berita Nasional

Yenny Wahid Kena Sindir Politisi Demokrat saat Bahas Garuda Indonesia Terlilit Utang Capai Rp70 T

Yenny Wahid saat ini jadi sorotan usai kabar Maskapai Garuda Indonesia sedang dalam masalah karena terlilit utang.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Kolase/Tribunjambi.com
Yenny Wahid disindir habis usai bahas Garuda Indonesia terlilit utang 

"Yang komen soal Garuda, ada yang ngerti masalah dan mau bantu, ada yang gak ngerti masalah tapi tetap mau bantu, ada juga yg cuma mau menyalahkan dan gak mau bantu. Gpp. Saya yakin semuanya tetap punya kepedulian thdp nasib Garuda. Dan inilah yang jadi enerji bagi kami," tandas Yenny Wahid.

Penjelasan manajemen

Manajemen Garuda Indonesia menyatakan, saat ini perseroan itu terus melakukan optimalisasi pengelolaan sejumlah lini bisnis potensialnya untuk mendukung peningkatan pendapatan usaha.

Selain pensiun dini, sejumlah inisiatif pun turut dilakukan Garuda Indonesia, diantaranya dengan memaksimalkan kerja sama dengan mitra usaha guna mendorong peningkatan pendapatan.

"Lalu meluncurkan program promosional berupa Garuda Eco Lite, Garuda OnlineTravel Fair dan ThankGod Its Friday serta berbagai program promosional lainnya," kata manajemen Garuda Indonesia dalam keterbukaan informasi, dikutip Senin (31/5/2021).

Kemudian, dengan melakukan pembukaan penerbangan langsung khusus kargo guna mendukung daya saing komoditas ekspor nasional dan pengembangan UMKM.

Serta pengoperasian pesawat passenger freighter, optimalisasi layanan carter kargo, dan pengembangan layanan pengiriman barang Kirim Aja berbasis aplikasi digital.

Baca juga: VIDEO Nikmati Gurihnya Mie Celor Palembang Non MSG di Kota Jambi

Baca juga: Manajer Amanda Manopo Bongkar Alasan Artisnya Sindir Sinetron Ikatan Cinta hingga Sentil Produser

Baca juga: Lama Menghilang dari Tukang Ojek Pengkolan, Begini Kabar Bu Tut (Tukang Sayur) Idaman Haji Murod

"Sejalan dengan optimalisasi bisnis Cargo, perseroan berencana untuk memperbesar porsi pendapatan usaha dari lini bisnis Cargo hingga 40 persen dari sebelumnya 10 hingga 15 persen," lanjut keterangan manajemen.

Terkait sisi biaya dan utang, perseroan saat ini telah dan terus melakukan upaya-upaya dalam rangka memastikan risiko solvabilitas dapat dimitigasi dengan sebaik-baiknya.

Garuda Indonesia saat ini tengah dan terus melakukan upaya renegosiasi dengan lessor pesawat. Selain itu, perseroan melakukan restrukturisasi utang usaha termasuk terhadap BUMN dan mitra usaha lainnya.

Serta terus melakukan negosiasi langkah restrukturisasi pinjaman perbankan dan lembaga keuangan lainnya.

Dalam Program pensiun dini yang ditawarkan secara sukarela kepada karyawan juga termasuk strategi dari perusahaan.

Manajemen pun memastikan perseroan terus melakukan komunikasi intensif dengan stakeholder terkait agar upaya percepatan pemulihan kinerja berjalan maksimal.

"Seluruh upaya yang dilakukan oleh perseroan pada prinsipnya dilakukan dengan tetap mempertimbangkan kondisi kinerja dan likuiditas perseroan yang terdampak signifikan imbas situasi pandemi Covid-19," ujar manajemen Garuda Indonesia

Berita lainnya seputar Garuda Indonesia

Berita lainnya seputar Yenny Wahid

SUMBER: WARTAKOTA

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved