Breaking News:

Kisah Inspiratif

Pernah Takut Jualan Karena Hutang, Kini Sandi Sukses Dengan Bubur Sumsum TAC-nya

Bahkan sandi sempat ingin menjual gerobak buburnya karena sudah tidak sanggup lagi menghadapi para penagih hutang tersebut.

(Tribunjambi.com / M Yon Rinaldi ).
Saat ini Es bubur sumsum IB telah memiliki lima cabang yang tersebar di Kota Jambi, mulai di lokasi utamanya TAC, lalu ada di Kebun Handil dekat SPBU, Di arizona dekat Alfamart, di Palmerah lamo dekat UK dan terakhir di Perumnas Kota Baru depan dinkes Kota baru. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Bubur Sumsum IB atau yang lebih dikenal dengan nama bubur sumsum TAC memang sudah dikenal masyarakat secara luas, khususnya para pecinta minuman dingin, namun siapa sangka dahulu Sandi Agustian pernah terlilit utang bank keliling, tidak hanya satu tapi sampai 10 bank keliling.

Sandi mengatakan dahulu sempat pernah takut untuk berjualan, karena penagih hutang selalu mengincar dia.

“Mereka itu seperti tahu saja kemana saya mangkal,” katanya.

Bahkan sandi sempat ingin menjual gerobak buburnya karena sudah tidak sanggup lagi menghadapi para penagih hutang tersebut.

Untungnya ada Siti Nurlailah istrinya yang selalu menyemangatinya untuk tidak menyerah dan terus berjualan.

Manisnya Berjualan Es Bubur Sumsum di Kota Jambi
Manisnya Berjualan Es Bubur Sumsum di Kota Jambi ((Tribunjambi.com / M Yon Rinaldi ).)

Sandi mengatakan dahulu dia berhutang itu hanya untuk membeli susu anak, karena tidak ada uang terpaksa ngutang.

“Saat itu anak mau nyusu, uang tidak ada. Satu-satunya cara ya berhutang, menjelang dagangan laku,” katanya

“Setiap orangtua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya, apapun cara akan kita lakukan untuk anak. Tapi bukanya sehat, anak saya malah sering masuk rumah sakit, di satu sisi penagih hutang seperti tidak mau diajak kompromi,” keluh Sandi

“Aku jadi sering bertengkar dengan istri, saat itu,” katanya.

Permasalahanya mulai berkurang setelah dia bertekad untuk tidak mau berhutang lagi, setiap penagih hutang yang datang dia hadapi, jika ada uang dia bayar, jika belum dapat dia meminta tempo menjelang dagangan laku.

Halaman
123
Penulis: M Yon Rinaldi
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved