Breaking News:

Berita Batanghari

VIDEO Pemkab Batanghari Fasilitasi Rapid Test Antigen Agar Santri Aman Beraktivitas Saat di Ponpes

Persis upaya yang dilakukan satu diantaranya memfasilitasi pembiayaan rapid test antigen bagi santri dan guru di pondok pesantren (Ponpes).

Penulis: A Musawira | Editor: Nani Rachmaini

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN-Pemkab Batanghari melakukan berbagai upaya deteksi dini dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Batanghari.

Persis upaya yang dilakukan satu diantaranya memfasilitasi pembiayaan rapid test antigen bagi santri dan guru di pondok pesantren (Ponpes).

Hal tersebut dilakukan sehubungan dengan masuknya kembali santri ke pondok pesantren.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Batanghari, dr Elfie Yennie mengatakan setidaknya ada sekira 5.221 santri dan 481 guru yang tersebar di 23 pondok pesantren dalam Kabupaten Batanghari dilakukan pemeriksaan rapid test antigen.

“Setiap santri yang baru masuk itu harus dilakukan rapid test antigen, berlaku bagi santri dan guru. Sebagai persyaratan mereka sebelum masuk dan beraktivitas di pondok pesantren,” kata dr Elfi Yennie selaku Juru Bicara Satgas Covid-19, Minggu (30/5/2021).

Kemudian, Pemkab Batanghari sudah berkomitmen bersama pihak pondok pesantren agar diselenggarakannya pendidikan di pondok pesantren harus mengikuti protokol kesehatan sesuai SOP yang sudah disepakati bersama serta arahan dari Satgas Covid-19.

“Pondok pesantren menyanggupi untuk melaksanakan aturan tersebut. Pemkab Batanghari juga membantu untuk memfasilitasi pengadaan rapid test antigen, biaya berasal dari Pemda,” katanya.

Lanjutnya, kegiatan pemeriksaan ini sudah berjalan selama beberapa hari belakangan dan dilakukan secara bertahap.

“Kedatangan santri di pondok pesantren secara bertahap, dan pemeriksaan swab antigen dilakukan puskesmas masing-masing diwilayah kerjanya,” pugkasnya.

Baca juga: VIDEO Diskon Besar-besaran, Pengunjung Giant Ekstra Serang Membludak Jelang Ditutup, Sampai Macet

Baca juga: VIDEO Kisah Pilu Istri Mantan Pengawal Bung Karno, Berjuang Melawan Sakit Undang Rasa Simpati

Baca juga: Remaja 16 Tahun Disekap dan Dijadikan PSK Oleh Pasutri, Disembunyikan dalam Lemari saat Digerebek

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved