Breaking News:

Sembuh 1, Bertambah Positif Covid-19 Sebanyk 41 Orang di Merangin

Satu pasien Covid-19 di Kabupaten Merangin dinyatakan sembuh, Minggu (30/5). Sehari kemudian, terkonfirmasi positif 41 orang.

Tribunjambi.com/Darwin Sijabat
Guna memutus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Merangin, pada malam Idul Fitri 1442 Hijriah bahwa kerumunan massa tidak diperbolehkan. 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Satu pasien Covid-19 di Kabupaten Merangin dinyatakan sembuh, Minggu (30/5). Sehari kemudian, terkonfirmasi positif 41 orang.

Juru Bicara Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Merangin, Muhammad Arief menyebutkan l, saat ini jumlah masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 573 orang.

Dari jumlah itu, yang masih dalam proses penyembuhan sebanyak 90 orang. Dan jumlah yang selesai atau sembuh hingga saat ini sebanyak 454 orang.

"Iya, terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah. Pasien meninggal yang terkonfirmasi Positif Covid-19 bertambah dua orang," ujarnya.

Sehingga saat ini, Arief menyebutkan jumlah pasien meninggal dunia yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 29 orang.
Jika dibandingkan pada Minggu (30/5) lalu, peningkatan itu mencapai 83 persen pada Senin (31/5).

Sebab, satu hari sebelumnya, Arief melului rilis tertulisnya menyebutkan pasien proses penyembuhan dari Covid-19 sebanyak 49 orang.

Jumlah itu berkurang atau sembuh satu orang dari rilis yang disampaikan pada hari sebelumnya yang berjumlah 50 orang.
Arief juga menyebutkan, Kabupaten Merangin berada di zona orange penyebaran Covid-19.(win)

Gugus Tugas Perketat Izin Keramaian

PASCALEBARAN, jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Bungo juga meningkat. Hampir 2 pekan, lebih dari 30 orang dinyatakan positif Covid-19.

Tingginya angka positif Covid-19 ini membuat Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bungo terus berupaya untuk menekan angka tersebut. Pihaknya terus melakukan sosialisasi dan razia yustisi. Selain itu, pihaknya juga memperketat izin keramaian.

Juru bicara Covid-19 Kabupaten Bungo, Tobroni menyebut jika pihaknya akan melakukan tindakan tegas kepada siap saja yang melanggar protokol kesehatan.

"Kita perketat izin keramaian. Jika melanggar, maka kita berikan sanksi," kata Tobroni.

Menurut dia, baru-baru ini mereka telah melakukan tindakan tegas, dimana sebuah caffe di Kota Bungo terdapat banyak kunjungan, seketika itu pulalah mereka mengambil tindakan untuk membubarkan nya.

"Langsung kita bubarkan sewaktu itu juga," ungkapnya.

Selain memberikan sanksi tegas, pihaknya juga meminta kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Bungo untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, selalu menggunakan masker, jaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan sebagainya.

Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved