Breaking News:

Pahami Target Marketing Anda, JNE Ajak UMKM Jambi Manfaatkan Digital dengan Berbisnis Online

PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) menggelar webinar JNE Ngajak Online 2021, bertajuk GollAborasi Bisnis Online Kota Jambi.

istimewa
JNE menggelar webinar JNE Ngajak Online 2021, GollAborasi Bisnis Online Kota Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) menggelar webinar JNE Ngajak Online 2021, bertajuk GollAborasi Bisnis Online Kota Jambi. Acara yang bertepatan dengan hari ulang tahun Kota Jambi yang ke-620 ini, diadakan secara virtual guna pemberdayaan UKM di masa pandemi.

Melalui webinar virtual diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pelaku UKM di dunia digital dan mengembangkan bisnisnya ke skala nasional hingga global.

Regional Head JNE Sumatera Selatan, Gery Oktavianus Wiharto mengatakan, pandemi memang berdampak pada pendapatan pelaku usaha kecil. Namun, di sisi lain terdapat peluang di ranah digital yang perlu dimaksimalkan karena merupakan momentum yang tepat untuk berbisnis dari rumah karena tingginya demand dari online market place.

JNE sebagai mitra senantiasa hadir membantu para UKM dengan memberikan dukungan penuh.

“JNE ingin mengajak teman-teman yang belum berbisnis secara online untuk bisa memulai membuka peluang baru, karena hal tersebut dapat menjadi cashflow baru untuk teman-teman pelaku bisnis. Digitalisasi marketing nyata hasilnya asal dibekali dengan pengetahuan, terus melakukan inovasi serta dibekali dengan niat yang baik” ujar Gery.

Kepala Cabang JNE Jambi, Jacksen, mengatakan, JNE berkomitmen untuk terus melaksanakan program sinergi dan kolaborasi yaitu menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dan program adaptasi dan inovasi, dimana JNE terus optimis dan percaya bahwa tantangan yang saat ini sedang kita hadapi juga memberikan kita peluang untuk terus menggali potensi untuk berkembang di era pandemi.

“JNE terus memberikan dukungan penuh kepada UKM Jambi dengan terus berkolaborasi dengan brand owner daerah yaitu dengan program e-fulfillment secara offline maupun online. JNE Jambi juga memiliki program promo cashback, program pelatihan dan workshop photography produk yang diselenggarakan untuk para UKM,” jelas Jacksen dalam virtual webinar Goll...Aborasi Bisnis Online Kota Jambi, Jumat (28/5).

“Lalu yang terbaru adalah program jemput barang sekitar Jambi, barang akan langsung dikirimkan di hari itu juga tentunya dengan harga ongkir yang terjangkau,” tambahnya.

Sebagai bentuk perayaan ulang tahun Kota Jambi ke 620, JNE Jambi juga memiliki program free ongkos kirim ke seluruh daerah di Kota Jambi.

Hadir sebagai pembicara dari pihak UKM, Venny Septia Monica selaku Owner Dendeng Pusako & Founder Adtree Digital menuturkan, untuk memulai bisnis online, pikirkan dahulu target marketing produk dan penting untuk tetap kreatif dan inovatif dalam menjalankan kegiatan digitalisasi marketing.

“Dalam memulai bisnis online pikirkan target marketing dan 4P, yang pertama yaitu product, product yang kita miliki harus memiliki pembeda dan ciri khas tersendiri dari brand lain. Yang kedua, place, di era digital seperti saat in, pelaku bisnis harus menyedikan produk diberbagai online market place dan memiliki customer service yang baik. Yang ketiga yaitu price, harga harus kompetitif, the cheaper the better,” ucap Venny.

“Dan yang terakhir yaitu promotion, pelaku bisnis harus dapat membaca kurva pergerakan konsumen agar mengetahui konten promosi yang tepat untuk setiap target nya,” tambahnya.

Sementara itu, Rifdatul Khoiro selaku Owner Batik Berkah mengatakan dalam berbisnis penting untuk selalu belajar dari halangan dan rintangan yang terjadi sebelum nya agar kedepan nya bisa dijadikan batu loncatan untuk menjadi lebih baik.

Terus melakukan survey kepada target market agar produk yang ingin di produksi sesuai keinginan pasar merupakan kunci kesuksesan Batik Berkah sebagai produk batik khas Jambi.

“Kita harus pahami dulu target maketingnya, sehingga saat kita launching produk, produk tersebut akan tepat sasaran. Batik Berkah biasanya melakukan trik pre-order agar tidak menghabiskan cost sia-sia, setelah mengetahui target market, kita juga harus survey produk. Produk apasih yang diinginkan sama target market kita, jadi nantinya produk yang kita keluarkan memiliki peminat dan memiliki demand yang tinggi di pasaran,” pungkas Rifda.

Penulis: Vira Ramadhani
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved