Berita Nasional

11 Terduga Teroris Jaringan JAD Ditangkap, Menyamar Jadi Buruh & Tukang Hendak Bom Gereja di Merauke

11 terduga teroris ditangkap karena terkait kasus bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar belum lama ini.

Editor: Rahimin
ist
ILUSTRASI - Densus 88 Antiteror Polri membawa terduga teroris dari Makassar setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (4/2/2021). 11 Terduga Teroris Jaringan JAD Ditangkap, Menyamar Jadi Buruh & Tukang Hendak Bom Gereja di Merauke 

11 Terduga Teroris Jaringan JAD Ditangkap, Menyamar Jadi Buruh & Tukang Hendak Bom Gereja di Merauke

TRIBUNJAMBI.COM - 11 terduga teroris berhasil ditangkap anggota Densus 88 Antiteror Polri di Merauke.

11 terduga teroris itu masuk dalam jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

11 terduga teroris itu ditangkap karena terkait kasus bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar belum lama ini.

Penangkapan 11 terduga teroris ini dibenarkan Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri.

Irjen Mathius Fakhiri bilang, 11 orang terduga teroris yang ditangkap di Merauke terindikasi termasuk dalam jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Mereka ada yang menyamar dan beraktivitas sebagai pekerja di berbagai sektor, selama berada di Merauke.

"Profesi mereka ada yang jadi buruh, ada yang jadi tukang, kebanyakan mereka terlibat kegiatan keagamaan," katanya, Minggu (30/5/2021) malam.

11 terduga teroris itu sebelumnya ditangkap terkait kasus bom bunuh diri di gereja katedral Makassar beberapa waktu lalu.

"Kesepuluh (bertambah menjadi 11) teroris itu diamankan sejak Jumat (28/5/2021) dan dijadwalkan Rabu (2/6/2021) diterbangkan ke Jayapura," Irjen Mathius Fakhiri mengatakan seperti dilansir dari Antara.

11 terduga teroris itu adalah AK, SB, ZR, UAT, DS, SD, WS, YK, AP, dan IK.

Dua diantaranya adalah pasangan suami istri yakni AP dan IK (perempuan).

Irjen Matius Fakhiri mengatakan, mereka sudah beberapa tahun tinggal di Merauke lalu berpindah ke Makassar untuk melancarkan aksi teror dan kini kembali ke Merauke.

"Yang bersangkutan sebelumnya ada di Merauke, setelah itu dia kembali ke Makassar dan melakukan kegiatan bom bunuh diri," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved