Breaking News:

Home & Garden

Carport & Kebun Mini di Lahan 4x9 M, Siasati Lahan Sempit dengan Konsep Industrial & Vertical Garden

Keterbatasan lahan terkadang membuat banyak orang mengurungkan niatnya untuk berkebun, namun tidak dengan Mhea, walaupun

TRIBUN JAMBI/YON RINALDI
Carport dan kebun mini di lahan terbatas di depan rumah, tetap terlihat lapang dengan menggunakan konsep industrial dan vertical garden. Pemilik rumah bahkan bisa lesehan di depan kebun untuk bercengkerama bersama keluarga. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Keterbatasan lahan terkadang membuat banyak orang mengurungkan niatnya untuk berkebun, namun tidak dengan Mhea, walaupun hanya memiliki halaman terbatas wanita berhijab ini sukses menghadirkan kebun mini di depan rumahnya.

Halaman depan rumah yang hanya berukuran 4 x 9 meter namun terlihat lapang dan lega dengan pembagian yang pas antara carport dan kebun mini miliknya.

Tujuh meter di sebelah kanan rumahnya di fokuskan untuk carport, ukuran tersebut dirasa sangat lapang untuk memarkirkan mobil, bahkan bisa untuk dua mobil sekaligus.

Penggunaan keramik dengan unsur warna hitam putih di lantai dan warna cerah di dinding pembatas mampu menghadirkan kesan lapang di mata. Selain itu beberapa tanaman kaktus yang berjejer rapi di dinding pembatas dengan rumah sebelah memberikan pemandangan segar dari warna hijau yang dihadirkan tanaman tersebut.

Sisa dua meter di sebelah kiri dimanfaatkan sebagai kebun mini. Mhea memilih konsep Vertical Garden.

Dipilihnya konsep Vertical Garden dirasa cukup cerdas dalam menyiasati halaman yang sempit, jejeran tanaman hias yang menjulang ke atas mampu menghadirkan kesan lapang.

Tidak hanya mengandalkan vertical garden beberapa tanaman dalam pot dari gerabah juga terlihat berjejer rapi di pinggir taman.

Kebun mini milik Mhea terlihat lebih cantik dengan hadirnya lampu taman dan rumput sintetis di lahan dua meter persegi tersebut.

Mhea mengatakan dipilihnya rumput sintetis karena lebih mudah dibersihkan, dan lebih menghemat waktu jika dibandingkan dengan rumput alami.

“Kalau memakai rumput alami untuk mencapai kerapatan seperti itu butuh waktu,” ujarnya beberapa hari yang lalu.

Halaman
123
Penulis: M Yon Rinaldi
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved