Breaking News:

Jawaban Menohok Demokrat Usai Disindir Hasto PDIP: Kemiskinan Meningkat Malah Sibuk Pilpres 2024

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyindir para politisi yang sibuk dengan Pilpres 2024

Tribunnews/Jeprima
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY. 

"Jangan ada yang menghambat program pemerintah sebagaimana telah didukung juga oleh seluruh Partai, termasuk Demokrat, dalam upaya melawan pandemi sekaligus mengatasi kesulitan ekonomi saat ini," ujar dia.

Pidato Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) .
Pidato Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) . (Youtube Agus Yudhoyono)

Herzaky mengatakan, disayangkan apabila perilaku yang menghambat kebijakan dan program pemerintah justru dilakukan oleh partai pendukung pemerintah.

Ia juga mengingatkan, urusan Pemilihan Presiden 2024 adalah urusan rakyat di mana rakyat sendiri yang akan menentukan pilihannya.

Diberitakan sebelumnya, Hasto mengakui partainya sulit untuk berkoalisi dengan PKS dan Partai Demokrat, dua partai yang kini berada di luar pemerintah.

Alasannya, PDI-P memiliki basis ideologi yang berbeda dengan PKS.

Sementara, ia menilai Partai Demokrat merupakan partai elektoral, berbeda dengan PDI-P yang adalah partai ideologi.

"Dengan Demokrat berbeda, basisnya berbeda, partai elektoral. Kami adalah partai ideologi, tapi kami juga bertumpu pada kekuatan massa, sehingga kami tegaskan, dari DNA-nya berbeda kami dengan Partai Demokrat," kata Hasto dalam sebuah diskusi yang digelar PARA Syndicate, Jumat (28/5/2021).

Baca juga: Siapa Sebenarnya Dadang Buaya? Datang ke Markas TNI Bawa Senjata Tajam Lalu Buat Onar

Baca juga: Apa Tujuan Firli Bahuri Sebenarnya Buat List Pegawai KPK yang Diwaspadai, Ini Pengakuan Nurul Gufron

 

Dengan perbedaan-perbedaan di atas, ia berharap tidak ada pihak yang ingin menjodoh-jodohkan PDI-P dengan PKS dan Demokrat pada pilpres mendatang.

"Ini tegas-tegas saja, supaya tidak ada juru nikah yang ingin mempertemukan hal tersebut karena beda, karakternya beda," kata dia.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved