Breaking News:

215 Jasad Anak Ditemukan Terkubur di Bekas Sekolah, Sejarah Kelam 1978 Terungkap

Sebanyak 215 jenazah anak pribumi ditemukan terkubur di bekas sekolah adat di British Columbia Kanada.

AP PHOTO/ANDREW SNUCINS
Kamloops Indian Residential School adalah yang terbesar dalam sistem asrama Kanada, yang diikuti lebih dari 150.000 anak adat yang diambil dari keluarganya dan ditempatkan di sekolah-sekolah ini. 

215 Jasad Anak Ditemukan Terkubur di Bekas Sekolah, Sejarah Kelam 1978 Terungkap

TRIBUNJAMBI.COM- Sebanyak 215 jenazah anak pribumi ditemukan terkubur di bekas sekolah adat di British Columbia Kanada.

Penemuan ratusan jasad itu membuka kembali luka lama yang disebabkan oleh sejarah kolonial Kanada.

Anak-anak itu merupakan pelajar di Kamloops Indian Residential School di British Columbia yang ditutup pada 1978.

Penemuan ini diumumkan oleh kepala Tk'emlups te Secwepemc First Nation pada Kamis (27/5/2021) melansir BBC.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan itu adalah "pengingat yang menyakitkan dari babak sejarah Kanada yang memalukan".

Baca juga: Rahmat Ancam Akan Bunuh Keluarganya, Kondisi Sebenarnya Justru Buat Miris

Baca juga: Siapa Sebenarnya Dadang Buaya? Datang ke Markas TNI Bawa Senjata Tajam Lalu Buat Onar

 

The First Nation bekerja sama dengan spesialis museum dan kantor koroner, berusaha untuk menentukan penyebab dan waktu kematian, yang saat ini tidak diketahui.

Rosanne Casimir, Kepala komunitas di kota Kamloops British Columbia, mengatakan temuan awal mengungkap kerugian yang tidak terpikirkan, dan tidak pernah didokumentasikan oleh administrator sekolah sebelumnya.

Sekolah adat Kanada adalah sekolah asrama wajib, yang dijalankan oleh pemerintah dan otoritas agama selama abad ke-19 dan ke-20.

Kamloops Indian Residential School adalah yang terbesar dalam sistem asrama Kanada, yang diikuti lebih dari 150.000 anak adat yang diambil dari keluarganya dan ditempatkan di sekolah-sekolah ini.
Kamloops Indian Residential School adalah yang terbesar dalam sistem asrama Kanada, yang diikuti lebih dari 150.000 anak adat yang diambil dari keluarganya dan ditempatkan di sekolah-sekolah ini. (AP PHOTO/ANDREW SNUCINS)

Tujuan programnya, secara paksa mengasimilasi pemuda adat ke dalam masyarakat.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved