Breaking News:

Advertorial

Green Justice Indonesia, Lembaga Untuk Membela Hak-hak Masyarakat Adat

Green Justice Indonesia adalah organisasi nirlaba yang didirikan oleh sekelompok ahli konservasi di Indonesia untuk mengadvokasi keadilan lingkungan

istimewa
Diskusi bersama Green Justice Indonesia. Green Justice Indonesia, Lembaga Untuk Membela Hak-hak Masyarakat Adat 

TRIBUNJAMBI.COM - Green Justice Indonesia (GJI) adalah organisasi nirlaba yang didirikan oleh sekelompok ahli
konservasi di Indonesia untuk mengadvokasi keadilan bagi lingkungan, keanekaragaman hayati, dan komunitas lokal sebagai bagian integral dari suatu ekosistem.

GJI didirikan di Medan, Sumatera Utara, Indonesia, pada pertengahan tahun 2020, GJI mempromosikan
program advokasi hijau untuk membela hak-hak masyarakat adat dan kesejahteraan hutan dan satwa liar sehingga terwujud ekosistem yang sehat dan berkeadilan.

Visi GJI adalah menciptakan keadilan dan tempat yang lebih baik bagi manusia dan lingkungan hidup dalam
ekosistem yang berkelanjutan dan sehat', dengan misi sebagai berikut:

1. Mewujudkan keadilan dan solidaritas bagi komunitas masyarakat dan lingkungan hidup;

2. Untuk mempromosikan advokasi untuk perubahan agenda, kebijakan dan praktik lingkungan dalam arti luas;

3. Meningkatkan sumber daya dan sistem ekonomi yang berkeadilan dengan karakter masyarakat dan pendekatan lingkungan yang berkelanjutan.

Ketua GJI Panut Hadisiswoyo mengatakan, sulitnya mencapai keadilan ekosistem pada lingkungan hidup di Indonesia maka lahirlah GJI dengan menawarkan gagasan dan kegiatan- kegiatan yang memberikan solusi untk keadilan ekosistem.

Diskusi besama Green Justice Indonesia (GJI).
Diskusi besama Green Justice Indonesia (GJI). (istimewa)

Direktur GJI Dana Prima Tarigan menyatakan, sebagai penanda lahirnya GJI, maka Green Justice Indonesia dan Walhi Sumatra Utara bersama mitra menghadirkan ekspose kondisi hutan mangrove di pantai timur Sumatera Utara melalui film untuk mendokumentasikan:

1. Kondisi terkini mangrove di pesisir timur Sumatera Utara,

2. Suara dan harapan masyarakat yang hidup dan penghidupannya bergantung pada
ekosistem hutan mangrove,

Halaman
123
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved