Breaking News:

Kasus Kerusakan HutanTebo, JPU Minta Terdakwa Akui Perbuatannya

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tebo, menyampaikan replik atau tanggapan atas pledoi Syamsu Rizal, terdakwa kasus dugaan perusakan hutan

tribunjambi/hendro herlambang
Sidang dengan terdakwa Syamsu Rizal, Wakil Ketua DPRD Tebo, kembali berlanjut, Jumat (21/5/2021) di Pengadilan Negeri (PN) Tebo. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tebo, menyampaikan replik atau tanggapan atas pledoi Syamsu Rizal, terdakwa kasus dugaan perusakan hutan di Desa Suo Suo, Kecamatan Sumay Tebo.

Dalam tanggapannya, seluruh pledoi terdakwa melalui Penasehat Hukum (PH) nya, dianggap keliru. Bahkan JPU yang dibacakan oleh Rara Anggraini meminta agar terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya.

"Kami menyatakan tetap pada tuntutan, dan kami memohon agar majelis hakim yang mulia memutuskan untuk menolak seluruh pledoi yang disampaikan penasehat hukum terdakwa," jata JPU Rara.

Jaksa juga menanggapi terkait PH yang mempertanyakan keterangan salah seorang saksi yakni Urista, kepala desa setempat yang diperiksa.

"Fakta di persidangan bahwa saksi Urista mempertanyakan keseriusan terdakwa ingin membeli lahan yang berada di kawasan hutan produksi tersebut."

"Namun terdakwa menjawab tidak apa-apa, karena banyak orang lain yang juga membeli. Itu membuktikan terdakwa mengakui atas kepemilikan lahan," kata JPU.

"Ada juga fakta persidangan bahwa terdakwa memberikan penawaran pekerjaan penebangan pohon kepada saksi Supan yang kini sudah dihukum. Terdakwa juga menyadari bahwa merupakan kawasan hutan yang seharusnya tidak dikelola tanpa izin pihak berwenang," ungkapnya.

Atas dasar inilah, JPU minta agar majelis hakim memutus bersalah terdakwa, sesuai tuntutan sebelumnya.

Penulis: HR Hendro Sandi
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved