Profil Mbah Busyro Pendekar Guru Silat Jenderal Soedirman yang tak Terkalahkan di Jaman Kolonial

KH Busyro Syuhada adalah seorang pendekar dan guru silat dari Jenderal Soedirman.

Editor: Heri Prihartono
Puspen TNI
Panglima besar Jenderal Soedirman 

TRIBUNJAMBI.COM - KH Busyro Syuhada adalah seorang pendekar dan guru silat dari Jenderal Soedirman.

KH Busyro Syuhada dimakamkan di Lahan sempit di belakang masjid Desa Binorong, Kecamatan Bawang, Banjarnegara.

Mbah Busyro telah adalah guru silat pahlawan nasional Panglima Besar Jenderal Soedirman.

Tak hanya memiliki kemampuan militer dan taktik perang, Soedirman rupanya juga dibekali dengan ilmu bela diri dan spiritual.

Soedirman belajar pada Busyro Syuhada, jawara silat di zaman kolonial.

Soedirman memutuskan pergi ke Banjarnegara untuk menemui sang jawara. Dirman mendaftar sebagai murid di padepokan yang diasuh kyai Busyro.

Sayangnya bangunan padepokan yang berada di sisi jalan nasional itu kini sudah tak berbekas. Lahan padepokan telah disulap menjadi Rumah Sakit Islam (RSI) Bawang, Banjarnegara.

Di padepokan masa itu, Soedirman bersama santri lainnya dari berbagai daerah digembleng dengan ilmu bela diri dan spiritual. Tetapi Fuad tak mengetahui persis materi yang diajarkan kakeknya ke Jenderal Soedirman.

“Yang diajarkan silat, dan ilmu rohani,”kata Fuad, cucu KH Busyro Syuhada, Selasa (25/5/2021)

Jenderal Soedirman menimba ilmu di padepokan hanya 21 hari. Tetapi di waktu yang singkat itu, Soedirman benar-benar total belajar.

Keseriusannya Soedirman buktikan dengan menetap atau tinggal di langgar padepokan. Sehingga ia bisa maksimal menyerap ilmu dari sang guru. Sayang Fuad tak mengetahui cerita lebih lengkap perihal hubungan guru-murid KH Busyro dengan Jenderal Soedirman.

Setelah berguru ke Mbah Busyro, Soedirman sempat berceramah pada acara gerakan kepanduan Hizbul Wathan di dataran tinggi Dieng, Kecamatan Batur, Banjarnegara.

“Habis di Banjar, dia diundang untuk ceramah Hizbul Wathan di Batur,”katanya

Guru Jenderal Soedirman ini ternyata bukan orang sembarangan. Busyro Syuhada adalah jawara silat yang kesohor di zamannya. Ia memenangi banyak pertarungan dan sayembara di berbagai daerah.

Di antara pertarungan yang membuatnya terkenal adalah ketika melawan seorang warga Belanda. Pria Belanda itu mulanya sempat sesumbar. Fuad menceritakan, ia menantang orang Indonesia yang paling kuat untuk melawannya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved