Breaking News:

Berita Nasional

ICW Sebut Jokowi Dipermalukan Usai 51 Pegawai KPK Dipecat, Diminta Segera Ambil Sikap

Terkait 51 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dipecat karena tak lulus asesmen TWK buat Indonesia Corruption Watch (ICW) menyorotinya.

Istimewa
Luhut Binsar Panjaitan bersama Presiden Joko Widodo. 

Desakkan kedua yang dilayangkan oleh ICW melalui Kurnia yakni untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dirinya juga mendesak Presiden Jokowi untuk mengambil sikap dan menegur kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan pimpinan KPK.

Mengingat kata Kurnia soal kedudukan Presiden merupakan pemimpin tertinggi ASN dan selaku pihak eksekutif yang membawahi KPK.

"Dalam konteks pasal 3 undang-undang KPK harusnya (Presiden Jokowi) menegur kepala Badan Kepegawaian Negara dan pimpinan KPK," ujarnya.

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo (KOMPAS/WISNU WIDIANTORO)

Baca juga: Materi Tes CPNS 2021 - Sejarah dan Perubahan Amandemen UUD 1945

Baca juga: Promo Indomaret Hari Ini 26 Mei 2021 Terbaru Super Hemat Promo Heboh dan Product of The Week

Baca juga: Prajurit Kopassus Ini Bisa Kaya Mendadak saat Temukan Peti Uang, Benny: Tinggalkan, Nanti Kamu Mati!

Teguran itu perlu dilakukan, sebab kata Kurnia, saat ini Presiden Jokowi juga seakan dipermalukan karena peraturannya yang menyatakan tidak boleh memberhentikan pegawai KPK disikapi lain oleh kepala BKN dan pimpinan KPK.

"Karena saya rasa ini sudah keterlaluan presiden seakan dipermalukan di depan seluruh masyarakat, presiden sudah mengeluarkan secara tegas bahwa tidak boleh ada pemberhentian tapi di balas oleh pimpinan KPK dan Kepala Badan Kepegawaian, dipaksa 51 pegawai itu diberikan tanda merah," pungkasnya.

Berita lainnya seputar KPK

SUMBER: TRIBUNNEWS

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved