Breaking News:

14 Hotspot Terdeteksi di Sarolangun, Peningkatan Terjadi di Awal Ramadan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Sarolangun mencatat setidaknya 14 titik panas (hotspot) terpancar di berbagai kawasan

Tribun Jambi/Wahyu Herliyanto
Kasus kebakaran lahan di Sarolangun. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Sarolangun mencatat setidaknya 14 titik panas (hotspot) terpancar di berbagai kawasan dalam Kabupaten Sarolangun sejak awal Januari hingga pertengahan Mei 2021.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sarolangun, Yen Aswadi mengatakan untuk jumlah pasti titik hotspot harus dipadukan antara data BPBD, Manggala Agni dan BMKG.

"Sementara waktu mungkin ada 14 titik hotspot yang kami hitung dari Januari hingga Mei ini, cuma untuk final rekap data tersebut mungkin Minggu depan baru kami koordinasikan dengan Manggala Agni dan pihak BMKG," kata Yen Aswadi, Minggu (23/5).

Jika dirincikan, titik-titik hotspot tersebut menyebar di berbagai kawasan dalam Kabupaten Sarolangun. Peningkatan juga dirasa pada saat awal Ramadan kemarin.

"Dari puasa kemarin ada sekitar 2 sampai 3 titik hotspot lah yang muncul di Sarolangun," katanya.

Selain itu, status kesiagaan bencana saat inipun masih belum menunjukkan kesiapsiagaan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

"Untuk saat ini masih satu siaga longsor masih belum ke siaga karhutla ," tutupnya.

Penulis: Rifani Halim
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved